AKURAT.CO Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) bakal lebih memberdayakan usaha kecil dan menengah (UKM) berbasis sawit.
Di mana menurut Kepala Divisi Usaha Kecil, Menengah dan Koperasi (UKMK) BPDKS, Helmi Muhansyah, saat ini perkembangan sektor sawit masih sangat bagus. Sehingga bisa menjadi kampanye yang sangat positif untuk komoditas sawit.
"Oleh karena itu perlu adanya pemberdayaan UKM berbasis sawit untuk mengambil peranan penting bagi perputaran ekonomi di masyarakat," ucapnya di Jakarta, Selasa (21/5/2024).
Lebih lanjut dirinya menjelaskan bahwa saat ini jenis produk yang bisa dihasilkan dari sawit cukup beragam, diantaranya sampo, sabun, makanan, dan helm. "Itu semua bisa dikerjakan oleh UKM. Kami sosialisasikan peluang seperti apa, bukan hanya daerah penghasil sawit tapi juga di luar itu," katanya.
Baca Juga: Replanting Sawit Cuma Tercapai 50 Ribu Hektare per Tahun
Diharapkan, lanjutnya, daerah yang bukan penghasil sawit bisa mengintegrasikan bahan baku tersebut di daerah masing-masing. "Misalnya bahan dari Sumatera kemudian diolah di sini. Makin banyak ragam makin baik untuk petani karena serapan meningkat," katanya.
Ia mengatakan beberapa sosialisasi yang sudah dilakukan, diantaranya kepada pelaku industri batik di Cirebon dan asosiasi petani di Riau.
"Kalau untuk industri batik, kan sawit bisa untuk malam yang digunakan untuk membatik. Sedangkan di Riau, kami melatih mereka untuk menggunakan sawit sebagai bahan baku kosmetik. Nah, 2-3 minggu ke depan, di Solo kami ingin sosialisasikan ke pelaku batik seperti di Cirebon," katanya.
Ia mencatat pada tahun 2023, jumlah UKM ada sebanyak 13.203 pelaku usaha. Angka ini naik 18,33% dibandingkan tahun 2022 yang berjumlah 11.157 pelaku usaha.
"Faktor lainnya adalah pesatnya kegiatan berskala nasional dan internasional yang menempatkan Solo sebagai destinasi kota MICE (meeting, incentive, convention, and exhibition) yang membuka lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi masyarakat," katanya.
Ia berharap melalui kegiatan tersebut masyarakat dan wisatawan mengetahui manfaat serta kebaikan sawit bagi Indonesia. "Bagi masyarakat yang ingin mengetahui batik, makanan, dan kerajinan yang memiliki kandungan sawit dapat belajar langsung dari pelaku UKM di Solo dan sekitarnya," katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 4Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 5Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 6Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 7Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 8Cek Bansos Tahap 4 Oktober-Desember 2026, Begini Cara Cek Desil dan Status Penerima Pakai NIK
- 9KPK Hadirkan Delapan Saksi dari Kesthuri, Himpuh, Amphuri hingga Maktour untuk Pembuktian Korupsi Kuota Haji
- 10Terima Jemaat GKPI Rajeg, Wapres Gibran Tekankan Kerukunan dan Kebebasan Beribadah










