1 Suro 2025 Jatuh pada Tanggal Berapa? Simak Jadwal dan Maknanya

AKURAT.CO 1 Suro 2025 akan jatuh pada tanggal 27 Juni 2025, yang bertepatan dengan tanggal 1 Muharram 1447 Hijriyah, menandai tahun baru dalam kalender Jawa dan kalender Islam.
Momen ini sangat penting bagi masyarakat Jawa karena selain sebagai pergantian tahun baru, 1 Suro juga sarat dengan makna spiritual dan tradisi yang kaya, termasuk berbagai ritual dan pantangan yang dijalankan sebagai bagian dari budaya turun-temurun.
Simak jadwal lengkap serta makna mendalam dari 1 Suro 2025 berikut ini untuk mengetahui tradisi dan filosofi di balik perayaan sakral ini.
Jadwal Lengkap 1 Suro 2025
1 Suro merupakan hari pertama dalam bulan Suro pada kalender Jawa yang bertepatan dengan 1 Muharram dalam kalender Islam.
Untuk tahun 2025, 1 Suro 1959 Jawa jatuh pada Jumat Kliwon, tanggal 27 Juni 2025.
Sedangkan malam 1 Suro, yang secara tradisional dianggap sebagai waktu sakral dan dimulai saat matahari terbenam hari sebelumnya, berlangsung pada Kamis malam, 26 Juni 2025.
Bulan Suro pada tahun 2025 terdiri dari 29 hari, dimulai dari 1 Suro pada 27 Juni 2025 dan berakhir pada 29 Suro tanggal 25 Juli 2025.
Berikut adalah beberapa tanggal penting di bulan Suro 2025:
27 Juni 2025: 1 Suro
28 Juni 2025: 2 Suro
29 Juni 2025: 3 Suro
30 Juni 2025: 4 Suro
25 Juli 2025: 29 Suro
Makna 1 Suro dalam Kalender Jawa dan Islam
Secara etimologis, kata "Suro" berasal dari bahasa Arab "Asyura" yang bermakna sepuluh, menyinggung tanggal 10 Muharram yang memiliki nilai historis bagi umat Islam, terutama peristiwa Asyura yang memperingati wafatnya cucu Nabi Muhammad, Sayyidina Husain.
Namun dalam kalender Jawa, 1 Suro bukan hanya penanda tahun baru tetapi juga waktu untuk introspeksi, penyucian diri, dan memperkuat spiritualitas.
Historisnya, penetapan 1 Suro sebagai awal tahun baru Jawa berasal dari Sultan Agung Hanyokrokusumo pada abad ke-17 yang menyatukan kalender Jawa dengan kalender Islam untuk mempererat persatuan masyarakat di Pulau Jawa.
Sejak saat itu, 1 Suro menjadi hari yang sakral dengan ritual dan tradisi khusus yang dilakukan menyambut tahun baru.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 8Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 9Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 10Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik







