Jangan Keliru! Ramai Tindakan Boikot, Ketahui Berikut Jenis-jenisnya

AKURAT.CO Media sosial telah diramaikan oleh tindakan boikot sejak memanasnya konflik Hamas dengan Israel.
Boikot biasanya terkait dengan perilaku seseorang yang menunjukkan penolakan terhadap beberapa peristiwa yang dianggap tidak adil atau tidak benar.
Boikot adalah istilah yang mengacu pada sikap sekelompok orang yang menolak untuk bekerja sama dan dilakukan oleh sekelompok orang untuk menentang suatu hal yang tidak seharusnya atau harus berubah.
Penolakan kerja sama ini dapat terjadi dalam berbagai bidang, mulai dari perdagangan, bisnis, aktivitas, partisipasi pihak tertentu, dan lain-lain.
Baca Juga: Indonesia Terbuka: Meski Menang, Ini yang Disesalkan Gregoria Mariska di Laga Pembuka
Sehubungan dengan itu, ketahui berikut jenis-jenis boikot yang perlu diketahui.
Jenis-jenis boikot
1. Boikot bisnis ke bisnis
Boikot bisnis ke bisnis adalah tindakan memboikot suatu bisnis dengan mempromosikan bisnis lain.
Dengan kata lain, arti boikot ini adalah melindungi satu bisnis dari bisnis lain.
Contoh, jika terjadi perang dagang antara negara A dan B, maka sekelompok orang dari negara A memboikot produk dagang dari negara B.
Selain itu, mereka memberikan hadiah kepada seseorang yang membeli produk dari negara A.
2. Boikot employee walkout
Boikot employee walkout adalah tindakan boikot yang dilakukan oleh sekelompok karyawan atau buruh sebagai reaksi terhadap perusahaan karena kebijakan atau aturan yang dianggap tidak adil dan tidak sesuai.
Contoh, boikot dilakukan dengan cara mogok kerja.
3. Boikot konsumen
Boikot konsumen berarti tindakan boikot untuk mengimbau agar masyarakat umum tidak membeli atau menggunakan produk dari perusahaan tertentu.
Boikot konsumen bertujuan untuk mencegah pembelian produk tertentu.
Jenis boikot ini biasanya dilakukan oleh sekelompok aktivis sosial sebagai protes terhadap dampak dari suatu kejadian, kebijakan, atau peristiwa yang dianggap tidak adil, tidak benar, atau bermasalah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 7Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








