Hitungan Weton Jawa Untuk Pernikahan: Arti, Tata Cara Dan Maknanya

AKURAT.CO Budaya Jawa memiliki aturan yang menjadi tradisi dalam mempertimbangkan kecocokan suatu pasangan. Untuk membawa hubungan ke jenjang yang lebih serius, masyarakat Jawa memiliki hitungan weton Jawa untuk pernikahan.
Tradisi menghitung weton juga memiliki peranan penting dalam kehidupan sehari-hari. Sebelum lebih lanjut, penting untuk mengetahui apa itu weton dan bagaimana tata cara hitungan weton Jawa untuk pernikahan.
Apa Itu Weton?
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), weton adalah hari lahir seseorang dengan pasaran Jawanya yaitu Legi, Pahing, Pon, Wage dan Kliwon.
Masyarakat Jawa percaya bahwa seseorang yang lahir membawa potensi yang kemudian menjadi energi yang berdampak kepada karakter masing-masing.
Mereka kebanyakan masih berpegang teguh pada hitungan weton jodoh untuk mengetahui baik buruk atau cocok tidaknya mereka dengan pasangannya, terutama untuk hubungan ke jenjang yang lebih serius seperti pernikahan.
Sehingga mereka memiliki hitungan weton Jawa untuk pernikahan, agar dapat memiliki gambaran bagaimana nasib serta karakter calon pasangan nantinya setelah menikah.
Perhitungan weton Jawa sendiri ditetapkan dengan menggunakan kalender Jawa. Berikut tata caranya.
Tata Cara Hitungan Weton Jawa untuk Pernikahan
Adapun tata cara hitungan weton Jawa untuk pernikahan adalah dengan menjumlahkan weton masing-masing, sehingga menemukan angka yang memiliki makna tersendiri.
Pada perhitungan weton jodoh menggunakan hitungan neptu dhino dan neptu pasaran. Berikut tata caranya sebagaimana dikutip dari berbagai sumber, Selasa (13/6/2023).
Neptu Dhino (Hari)
- Senin: 4
- Selasa: 3
- Rabu: 7
- Kamis: 8
- Jumat: 6
- Sabtu: 9
- Ahad: 5
Neptu Pasaran
- Kliwon: 8
- Legi: 5
- Pahing: 9
- Pon: 7
- Wage: 4
Untuk mengetahui kecocokan calon pasangan suami istri maka masing-masing hari dijumlahkan dengan wetonnya:
Sebagai contoh, perempuan lahir pada Kamis Wage berarti 8+4= 16 dan pihak laki-laki lahir pada Jumat Kliwon 6+8+14. Nantinya, hasil perhitungan itu akan ditambahkan jumlahnya. Berarti jumlah weton perempuan ditambah laki-laki (16+14=30).
Hasil dari perhitungan tersebut memiliki makna masing-masing. Berikut untuk mengetahui artinya.
Makna Hitungan Weton Jawa untuk Pernikahan
1. Pegat atau Cerai (hasil penjumlahan: 1, 9, 17, 25 dan 33)
Pasangan yang memiliki hasil hitungan Pegat konon dipercaya bahwa dikemudian hari kehidupan pernikahannya akan diselimuti berbagai masalah dalam ekonomi, kekuasaan, perselingkuhan yang menyebabkan retaknya hubungan rumah tangga dan berakhir dengan perceraian.
2. Ratu atau Diratukan (hasil penjumlahan: 2,10,18,26 dan 34)
Berbeda dari Pegat, pasangan yang memiliki hasil Ratu berarti akan hidup seperti seorang ratu atau diratukan baik dengan harta atau hidup yang harmonis oleh sang pasangan. Pasalnya, pada pasangan ini sudah tidakdirkan berjodoh sehingga dihargai, bahkan disegani oleh masyarakat.
3. Jodho atau Jodoh (hasil penjumlahan: 3,11,19,27 dan 35)
Makna hitungan weton Jawa untuk pernikahan selanjutnya yakni Jodho. Sesuai namanya jodoh berarti pasangan yang dipercaya dapat membangun rumah tangga dengan harmonis hingga akhir hayat. Hasil dari jodoh menunjukkan kesamaan yang dimiliki oleh pasangan yang sudah tidakdirkan berjodoh dengan menerima kelebihan dan kekurangan masing-masing.
4. Topho atau Masalah (hasil penjumlahan: 4, 12, 20, 28 dan 36)
Makna hitungan ini nantinya kehidupan awal rumah tangga yang dibina akan menemui banyak masalah, namun dengan seiring waktu dan selama pasangan masih bisa bertahan rumah tangga akan berjalan dengan baik-baik saja bahkan harmonis. Pada hitungan Topho masalah yang terjadi disebabkan oleh beberapa hal seperti ekonomi.
5. Tinari atau Bahagia (hasil penjumlahan: 5, 13, 21 dan 29)
Sesuai namanya, pasangan dengan hasil Tinari akan hidup bahagia dengan kondisi keuangan yang berkecukupan hingga membawa keduanya untuk mencapai sebuah rezeki kebahagiaan serta diberikan kemudahan dalam mencari rezeki. Pasangan ini akan memiliki hidup tanpa mengalami kesulitan dan keluarga yang dibangunpun akan harmonis.
6. Padu atau Pertengkaran (hasil penjumlahan: 6,14,22 dan 30)
Kehidupan rumah tangga hasil hitungan Padu akan sering mengalami cekcok atau pertengkaran. Bahkan terdapat kemungkinan untuk berpisah, namun hal tersebut tentu tergantung dari pasangan yang menjalani hubungan.
7. Sujanan atau Perselingkuhan (hasil penjumlahan: 7,15,23 dan 31)
Memiliki makna yang mirip dengan padu, kehidupan rumah tangga dengan hasil Sujanan akan diselimuti dengan perselingkuhan dan pertengkaran nantinya. Hal tersebut dapat disebabkan dari pihak laki-laki yang selingkuh atau sebaliknya, membuat hubungan keluarga yang dibina retak bahkan berpisah.
8. Pesthi atau Harmonis (hasil penjumlahan: 8,16,24 dan 32)
Makna hitungan weton Jawa untuk pernikahan terakhir yaitu Pesti yang memiliki arti harmonis. Keluarga ini akan menjadi Sakinah, Mawadah, dan Warohmah. Kehidupan rumah tangga Pesthi nantinya akan selalu damai, tenteram, aman serta rukun hingga tua.
Itulah hitungan weton Jawa untuk pernikahan beserta arti, tata hitung dan maknanya. Semoga bermanfaat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK




