AKURAT.CO Siapa sih yang nggak tahu arti sugar daddy? Sugar daddy adalah pria yang biasanya lebih tua dan kerap memberikan uang atau hadiah ke orang (biasanya perempuan) yang lebih muda, agar orang tersebut mau menghabiskan waktu dan bersedia melakukan hubungan intim dengannya.
Fenomena sugar daddy ini nampaknya cukup umum di Indonesia. Hal ini bahkan didukung dengan hasil survei.
Indonesia menjadi posisi pertama di Asia Tenggara
Survei tersebut dilakukan oleh situs kencan, Seeking Arrangement yang memang fokus untuk mempertemukan para sugar daddy dengan teman kencannya yang masih muda atau dikenal dengan sebutan sugar baby.
Menurut survei, Indonesia mempunyai 61.250 sugar daddies. Dengan angka tersebut, Indonesia pun duduk di posisi puncak kawasan Asia Tenggara sebagai negara dengan sugar daddy terbanyak.
Secara keseluruhan Asia, Indonesia menempati urutan kedua di belakang India.
India disebut-sebut mempunyai 338 ribu sugar daddy, hampir enam kali lipat jumalh sugar daddy di Indonesia!
Menurut survei, hal ini terjadi lantaran tingginya biaya pendidikan dan kesenjangan ekonomi.
Menurut CEO Seeking Arrangement, Brandon Wade, banyak perempuan muda yang mencari pria kaya lebih tua bukan hanya untuk membantu urusan finansial, tetapi juga sebagai mentor untuk karir di masa depan.
Hal tersebut juga diperkuat adanya tren perkembangan ekonomi di kawasan Asia yang dibarengi dengan investor asing yang datang dan menetap untuk mengawasi perkembangan bisnis mereka.
Alhasil, jumlah sugar daddy dan sugar baby pun bertambah di Asia.
Daftar 10 negara denan sugar daddy terbanyak di Asia
| INDIA | 338.000 |
| INDONESIA | 60.250 |
| MALAYSIA | 42.500 |
| JEPANG | 32.500 |
| HONG KONG | 28.000 |
| TAIWAN | 27.300 |
| VIETNAM | 12.000 |
| KOREA SELATAN | 7.000 |
| SRI LANKA | 5.000 |
| KAMBOJA | 3.500 |
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 6Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat




