Biasa Buat Semi-couture, Desainer Prettycia Bagikan Pengalaman Buat Koleksi Ready to Wear

AKURAT.CO Prettycia Haqni adalah sosok desainer muda kreatif dan berbakat. Karyanya dikenal dengan jenama Prettycia.official, dan di usia yang cukup belia turut meramaikan gelaran ajang tahunan adibusana,salah satunya Indonesia Teen Fashion Week (ITFW) 2022.
Sembari meluncurkan jenama busananya, perempuan yang akrab dipanggil Cia ini pernah menampilkan karyanya pada salah satu ajang adibusana bergengsi di Indonesia, yaitu Jakarta Fashion Week (JFW) 2019.
Pada gelaran ITFW 2022 kali ini, Prettycia.official menampilkan koleksi terbarunya bertemakan Astrologie Avec Lamode.
“Ramalan Zodiac selalu berubah-ubah setiap bulannya menampilkan hal yang baik dan ada yang buruk. Dengan koleksi yang warna warni aku ingin menyampaikan pesan jika bulan ini ramalan kamu buruk, itu ngga apa-apa," ujar Prettycia saat ditemui saat ITFW 2022, pada Sabtu (02/6/2022).
"Karena esok akan jauh lebih baik dari hari ini dan jika bulan ini ramalan kamu baik semoga kamu bisa mempertahankan kebaikan lebih lama dari biasanya," lanjutnya.
Koleksi kedua Prettycia.official ini merupakan koleksi Ready to Wear ditujukan bagi para remaja yang aktif dan dinamis, namun tetap ingin terlihat modis, dalam tema dua belas rasi bintang yang unik dan stylish sehingga dapat dikenakan kapan saja.
"Koleksi Ready to Wear ini menjadi tantangan tersendiri bagi saya, saya biasa bikin semi-couture. Waktu di JFW, saya membuat semi-couture, untuk manggung. Dalam membuat Ready to Wear ini, saya berpikir bagaimana membuat baju yang simple untuk remaja,"katanya.
Hadir dalam balutan warna cerah, koleksi Astrologie Avec Lamode memberikan kesan positif serta memancarkan semangat yang dapat mewarnai hari-hari mereka menjadi lebih indah dan ceria.
"Pada koleksi kali ini, saya memakai warna biru, pink dan putih," jelasnya.
Bagi Prettycia, ajang ITFW 2022 kali ini merupakan ajang pembuktian konsistensi desainer muda berbakat dalam menelurkan karya yang berkualitas secara nyata, sekaligus memacunya untuk terus belajar dan maju dalam dunia busana Indonesia.
“Saya menyadari, saya masih harus banyak belajar dalam industri fashion ini. Itu yang memacu saya untuk terus mengasah kemampuan kreatif saya menghasilkan karya fashion yang berkualitas namun dapat dinikmati para remaja," ucapnya.
"Oleh karena itu saya juga terus belajar dari banyak nama besar di dunia fashion seperti Hian Tjen, Cindy Tandiyah dan Monica Ivena, karena saya percaya proses pembelajaran pada dunia fashion merupakan proses yang tiada henti,"sambungnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi



