Akurat Logo

Tes Psikologi, Cek Tingkat Narsis Kamu dari Lima Pertanyaan Tes Psikologis Ini

Iqbal Rizkyka | 31 Mei 2022, 14:40 WIB
Tes Psikologi, Cek Tingkat Narsis Kamu dari Lima Pertanyaan Tes Psikologis Ini

AKURAT.CO Dalam ilmu psikologi, narsis adalah suatu keadaan individu yang merasa terlalu kagum dengan dirinya sendiri.

Narsis tidak selamanya dipandang buruk, ada beberapa perilaku narsis yang justru berdampak baik bagi pelakunya. 

Menurut Konselor Klinis Profesional, Mike Gallagher pada laman The Healthy, narsis yang berlebihan bisa membuat seseorang mengidap gangguan kepribadian narsistik. 

Mike mengatakan, orang dapat mengadopsi kecenderungan dan perilaku narsistik ketika merasa terancam secara fisik atau emosional, atau jika mereka dalam pergolakan kecanduan atau masalah kesehatan mental lainnya.

Oleh karena itu, seseorang perlu mengetahui, apakah dirinya narsis atau tidak, untuk mendeteksi lebih awal tingkah narsis tersebut melalui tes psikologi berikut ini.

Perlu diketahui, dari lima  pertanyaan sederhana dalam tes psikologi ini, masing-masing pertanyaan memiliki poin yang harus kamu jumlahkan untuk menemukan hasil akhirnya. 

Jika sudah, ternyata hasilnya bisa mengetahui seberapa narsis dirimu.

Dikutip dari kanal YouTube Rifky Setyabekti, berikut lima pertanyaan sederhana dan hasil dari tes psikologi, bisa ketahui seberapa narsis dirimu.

Seberapa sering kamu update status di media sosial?

A. Sering, tiap waktu (1 poin)

B. Jika sedang mood (2 poin)

C. Jarang/ Tidak pernah (3 poin)

Bagaimana sikapmu saat dipuji orang?

A. Tersipu malu (3 poin)

B. Bangga (1 poin)

C. Biasa saja (2 poin)

Apa kamu sering bercemin?

A. Sering sekali (1 poin)

B. Jarang (3 poin)

C. Saat mau keluar rumah saja (2 poin)

Apa kamu suka memamerkan prestasimu pada orang lain?

A. Ya tentu saja (1 poin)

B. Hanya pada orang terdekat (2 poin)

C. Tidak suka pamer (3 poin)

Saat ada orang yang menatapmu, apa yang kamu pikirkan?

A. Curiga (2 poin)

B. Alihkan pandangan/ menunduk (3 poin)

C. Pasti dia naksir diriku (1 poin)

Setelah menjawab, jumlahkan total seluruh skormu itu. Apakah sudah siap untuk mengetahui seberapa narsis dirimu?

Inilah hasil tes psikologi dari 5 pertanyaan sederhana yang sudah kamu jawab.

Hasil Skor Tes Psikologi: 5-7 poin

Jika hasil skor dalam tes psikologi ini ada 7 5-7 poin, maka dirimu adalah orang yang narsis.

Kamu sangat mencintai diri sendiri, serta tidak bisa melihat hal lain yang dapat melampaui pesonamu.

Kamu begitu terjebak dalam diri sendiri, suatu keharusan kamu menunjukkan sesuatu kepada orang lain bahwa dirimu merupakan sesuatu yang mewah, berkelas, dan memiliki posisi tinggi.

Hal itu juga diperparah oleh orang-orang yang mengelilingimu, yang selalu memuji kamu secara berlebihan.

Hasil Skor Tes Psikologi: 8-11 poin

Jika hasil skor dalam tes psikologi ini ada 8-11 poin, maka dirimu adalah orang yang normal.

Kamu sebenarnya sedikit narsis saat sedang sendirian. Jika di depan umum, kamu tidak terlalu menunjukkannya.

Sikap narsis dirimu masih dalam standar normal. Kepribadianmu seimbang, kamu punya kepercayaan diri.

Di sisi lain, kamu juga sadar jika kamu masih banyak kekurangan. Bisa dibilang, kamu adalah orang normal.

Hasil Skor Tes Psikologi: 12-15 poin

Jika hasil skor dalam tes psikologi ini ada 12-15 poin, maka dirimu adalah orang yang tidak narsis.

Kamu kebalikan dari narsistik. Dirimu malah cenderung bersikap minder dan tertutup.

Kamu lebih fokus pada kekuranganmu daripada kelebihanmu.

Jangankan untuk mendapatkan perhatian orang lain, kamu malah jarang memperhatikan penampilanmu sendiri.

Tes psikologi ini belum tentu menampilkan 100 persen keakuratan tingkat narsis kamu.

Untuk mengetahui secara pasti, kamu bisa mengikuti tes MCMI (Millon Clinical Multiaxial Inventori)

Tes MCMI adalah satu-satunya tes kepribadian yang mengarah kepada gaya dan gangguan kepribadian.

Tes MCMI hanya bisa dilaksanakan tenaga profesional, seperti psikolog atau dokter kesehatan jiwa.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.