Akurat Logo

Mulai Tinggalkan Plastik, Kelly Tandiono Ajak Masyarakat Lebih Peduli Terhadap Sampah

Khaerul S | 25 Agustus 2019, 19:45 WIB
Mulai Tinggalkan Plastik, Kelly Tandiono Ajak Masyarakat Lebih Peduli Terhadap Sampah

AKURAT.CO Kepedulian masyarakat terhadap sampah plastik terbilang masih sangat rendah. Bahkan data yang diterima AkuratTren dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, sebanyak 72 persen masyarakat tak peduli dengan sampah plastik.

"Kalau berlajar statistik data BPS Indeks paling rendah 0,72. Itu berarti  72 persen orang Indonesia tidak peduli terhadap sampah,"kata Novrizal Tahar, Direktur Pengelolaan Sampah, Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia. 

Model cantik sekaligus pemerhati lingkungan Kelly Tandiono bisa menjadi contoh terhadap gaya hidup dan kepeduliannya yang menerapkan tidak menggunakan bahan dari plastik.

Dari obrolan singkat AkuratTren besama Kelly Tandiono, Minggu (25/8) ia berbagi pengalaman terkait dirinya yang tidak lagi menggunakan bahan plastik ketika membeli barang ataupun makanan.

"Untuk mengurangi sampah plastik kemana-mana itu aku selalu bawa wadah sendiri, seperti beli makanan ataupun belanja di supermarket," katanya.

Sampah plastik sendiri memang menjadi momok mengerikan bagi kesejahteraan lingkungan ataupun kesehatan tubuh manusia. Parahnya ketika sudah terpapar zat kimia yang terkandung dalam plastik bisa menyebabkan beberapa masalah kesehatan.

Untuk itu ia mengajak semua masyarakat untuk lebih peduli dan memperhatikan penggunaan sampah yang mengandung plastik. Penerapan 3R (reuse, reduce, recycle) merupakan cara yang menurutnya ampuh ketika semua orang menerapkannya dalam keseharian.

"3R itu memang cara ampuh, tetapi ketika belajar untuk reduce dan recycle itu sebenarnya cukup, untuk itu mari bersama kita menerapkanya," tandasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Khaerul S
A