AKURAT.CO, Pengembangan tenun Masalili untuk menjadi salah satu material bahan yang diperhitungkan dalam industri fashion terus diupayakan oleh Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dengan berbagai pihak.
Melalui program pelatihan peningkatan kualitas, motif, desain serta pengembangan produk dan pemasaran yang bekerjasama dengan desainer Wignyo Rahadi, hal ini diharapkan mampu menjadi kekuatan ekonomi lokal.
Salah satu upaya untuk memperkenalkan tenun Masalili ke masyarakat lebih luas adalah dengan menggelar acara fashion show yang menampilkan koleksi modest wear bergaya kontemporer hingga Syari, menggunakan kain tenun Masalili.
Desainer Wignyo Rahadi menampilkan koleksi modest wear bertema 'Re-Masalili' yang dihadirkan di Hutan Bakau di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, dengan bermain banyak detail.
Koleksi ini dikembangkan dari inspirasi gaya busana retro dengan menonjolkan permainan cutting yang bervolume seperti model lengan setali, celana harem, rok draperi, dan dress aksen tumpuk, dilengkapi turban dan hijab model capuchon," ungkapnya Wignyo dalam rilis yang diterima AkuratTren, Jumat, (31/5).
Terdapat beragam warna pilihan kain tenun yang dipadukan dan dilengkapi dengan sentuhan ornamen daerah.
"Tenun Masalili dalam pilihan warna kuning, hijau, biru, hingga ungu, dikombinasi dengan tenun Lurik dan tenun ATBM (Alat Tenun Bukan Mesin) corak Sobi dan Bintik yang menjadi ciri khas Tenun Gaya (brand dari Wignyo Rahadi). Sentuhan ornamen tumpuk, draperi, dan asimetris turut menjadi daya pikat koleksi dari olahan tenun Masalili," tutupnya.
Pengembangan tenun tradisional Masalili dapat diaplikasikan menjadi ragam gaya busana ready to wear diharapkan dapat menunjang gaya hidup masa kini.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 7Jadwal BRI Liga 1 Pekan Ini Lengkap dengan Live Streaming, Ada Persib vs Dewa United
- 8Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi





