Akurat Logo

Kulit Bermasalah, Tak Ada Gunanya Beralih ke Produk Bayi

Khaerul S | 6 November 2018, 08:50 WIB
Kulit Bermasalah, Tak Ada Gunanya Beralih ke Produk Bayi

AKURAT.CO, Masalah kulit, terutama wajah, sangat umum terjadi pada banyak orang. Faktor penyebabnya juga sangat banyak, salah satunya akibat produk skincare.

Entah beruntusan, tumbuh jerawat berlebih, kemerahan, pengelupasan kulit, dan sebagainya. Jika sudah terjadi seperti ini, tak sedikit yang beralih pada produk bayi.

Apakah cara penanganan ini sudah tepat?

"Kita tahu bersama bahwa produk bayi itu mild. Sehingga ketika mereka memiliki kelainan kulit apapun atau sedang bermasalah, menggunakan produk bayi, salah satunya sabun. Sayangnya, ini tidak tepat," kata Dr. Srie Prihianti, Sp.KK, PhD, FINSDV, FAADV, yang AkuratHealth temui di JW Marriott, Jakarta, Senin, (5/11).

Dokter yang aktif sebagai Ketua Kelompok Studi Dermatologi Anak Indonesia (KSDAI) itu juga mengatakan, sabun bayi yang pembersihnya sangat lembut tersebut dibuat sesuai kebutuhan kulit bayi.

Sehingga, jika digunakan untuk kulit orang dewasa yang produksi kelenjar minyaknya sudah lebih banyak, aktifitas sudah padat, daya pembersih dari sabun bayi itu tidak akan maksimal.

"Jangankan bayi ke dewasa, perawatan bayi dan anak-anak yang sudah lebih besar aja berbeda. Anak sudah sekolah, kena kotoran, polusi, jadi dia butuh produk yang lebih bisa membersihkan dirinya," tambahnya.

Jadi tujuannya untuk membersihkan kulit, memperbaiki keadaan kulit dengan menggunakan produk bayi, khususnya sabun, tidak akan bisa tercapai ya guys!.

Saran dari dokter Srie, kalau ada masalah dengan kulitmu, hindarilah sabun yang mengandung antiseptik.

Sabun antiseptik dapat mengangkat struktur lipid. Kalau bagian ini terangkat, malah bisa menjadi masalah baru. Sabun dengan antiseptik hanya digunakan dalam kondisi tertentu, misalnya ada infeksi.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Khaerul S
A