Greenbelt PIK2 Jadi Kelas Alam Terbuka, Tanamkan Cinta Lingkungan Sejak Dini

AKURAT.CO Di tengah isu perubahan iklim dan memburuknya kondisi lingkungan, upaya menanamkan kepedulian terhadap alam sejak usia dini menjadi semakin penting.
Anak-anak sebagai generasi penerus perlu dibekali pemahaman dan pengalaman langsung mengenai pentingnya menjaga bumi.
Greenbelt PIK2 kini tidak hanya dikenal sebagai ruang hijau untuk berolahraga atau bersantai. Kawasan ini berkembang menjadi wahana edukatif yang menyenangkan, terutama bagi anak-anak.
Di bawah rindangnya pepohonan dan sejuknya angin pesisir, Greenbelt PIK2 menjadi rumah yang ramah bagi flora dan fauna, sekaligus ruang belajar terbuka yang menginspirasi.
Beragam aktivitas bisa dilakukan di sini, seperti membuat pupuk organik, meracik Eco Enzym, serta mengenal berbagai jenis tanaman dan hewan.
Seluruh kegiatan tersebut menjadi bagian dari program Edukasi Lingkungan yang bertujuan menumbuhkan kesadaran ekologis anak-anak sejak dini.
Menariknya, anak-anak juga diajak mengamati langsung burung-burung pesisir dan burung migrasi yang menjadikan Greenbelt PIK2 sebagai habitat sementara maupun tetap.
Baca Juga: Inses dalam Islam: Dosa Besar yang Dikecam Sejak Zaman Nabi Adam
Ini menjadi pengalaman langka yang memperkaya pemahaman anak terhadap keanekaragaman hayati yang hidup berdampingan dengan manusia.
“Jadi memang lingkungan ini disiapkan untuk semua lapisan, dan salah satu pilar CSR kami adalah pilar pendidikan. Jadi selain pilar lingkungan yang sudah dijalankan lewat penghijauan, kami juga ingin membagi pengetahuan ini kepada anak-anak. Supaya mereka bisa mendapatkan ilmu pengetahuan dari sini,” terang Advertising & Promotion Director Agung Sedayu Group, Miranda DWK, Rabu (21/5/2025).
Dengan pendekatan yang inklusif dan interaktif, Greenbelt PIK2 terus memperkuat perannya sebagai ruang belajar ekologi bagi masyarakat.
Harapannya, anak-anak tumbuh dengan kepedulian terhadap alam, mulai dari hal sederhana seperti memilah sampah organik, hingga menjaga kehidupan satwa liar di sekitar mereka.
Edukasi lingkungan bukan hanya soal teori, tetapi tentang keterlibatan langsung yang membekas di hati.
Dan Greenbelt PIK2 menjadi salah satu jembatan yang menghubungkan anak-anak dengan alam melalui pengalaman belajar yang alami dan bermakna.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK








