Mengenal Zucchetto, Topi Kecil Bulat yang Sering Dipakai Paus Fransiskus

AKURAT.CO Paus Fransiskus, Pemimpin Tertinggi Gereja Katolik tiba di Indonesia pada Selasa (3/9/2024) lalu.
Paus Fransiskus sering terlihat mengenakan topi kecil bulat di kepalanya.
Rupanya topi tersebut dikenal dengan nama zucchetto, yang sering dipakai oleh pemimpin tertinggi Gereja Katolik di dunia.
Dalam Gereja Katolik Roma, topi atau kopiah kecil bulat ini dikenakan oleh kalangan tertentu di dalam gereja dengan warna yang berbeda-beda sesuai dengan jabatan atau pangkat pemakainya.
Mengenal Zucchetto
Dikutip dari berbagai sumber, Kamis (5/9/2024), nama "zucchetto" berasal dari bahasa Italia yakni zucca, yang berarti labu kuning.
Baca Juga: Intip Profil Amanda Rigby, Presenter yang Dirumorkan Dekat dengan Andre Taulany
Zucchetto adalah tutup kepala kecil yang dipakai oleh para pendeta Katolik Roma.
Topi ini terdiri dari delapan panel segitiga yang terbuat dari sutra atau poliester, dijahit bersama, dan sering memiliki tangkai kecil di bagian atasnya.
Selain paus, para pendeta lain seperti kardinal dan uskup juga memakai zucchetto dengan warna yang berbeda sesuai pangkat mereka.
Paus mengenakan zucchetto berwarna putih, kardinal memakai yang merah, dan uskup menggunakan yang berwarna ungu.
Baca Juga: LippoLand Resmi Perkenalkan Cendana Suites Waterfront City Tanjung Bunga
Tokoh agama lain juga dapat memakai zucchetto, namun warnanya hitam.
Paus, kardinal, dan uskup diizinkan memakai zucchetto selama misa, namun harus melepasnya saat liturgi ekaristi.
Sementara itu, pendeta lainnya tidak diperbolehkan mengenakan tutup kepala selama misa kecuali mendapat izin khusus.
Tutup kepala ini juga dikenal dengan beberapa nama lain, seperti berettino, calotte, subbiretum, submitrale, dan soli-deo.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 8Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi









