Tanggal 3 September 2024 Memperingati Hari Apa? Ini Penjelasannya

AKURAT.CO Tanggal 3 September 2024 menjadi momen spesial bagi masyarakat Indonesia, khususnya bagi mereka yang bergelut di bidang kesehatan dan kemanusiaan.
Pasalnya, tanggal 3 September diperingati sebagai Hari Palang Merah Indonesia (PMI).
Peringatan Hari Palang Merah Indonesia ini berkaitan erat dengan sejarah perkembangan Palang Merah di tanah air.
Baca Juga: Kalender Jawa September 2024, Lengkap dengan Hitungan Weton dan Tanggal Hijriah
Sejarah Singkat Hari PMI
Menurut laman resmi PMI, Hari Palang Merah Indonesia diperingati berdasarkan gagasan pembentukan Palang Merah di Indonesia pada tahun 1932 oleh Dr. RCL Senduk dan Dr. Bahder Djohan.
Meskipun rencana ini didukung oleh kaum terpelajar, Jepang, yang saat itu menduduki Indonesia, menolaknya.
Setelah Indonesia merdeka, Presiden Soekarno memerintahkan Menteri Kesehatan Dr. Buntaran Martoatmodjo pada 3 September 1945 untuk mendirikan Palang Merah Indonesia.
Sebagai tindak lanjut, pada 5 September 1945, dibentuklah kepanitiaan beranggotakan lima orang, termasuk dr. R. Mochtar sebagai ketua dan dr. Bahder Djohan sebagai penulis.
Palang Merah Indonesia (PMI) resmi berdiri pada 17 September 1945, dengan ketua umum Drs. Moch. Hatta. PMI kemudian diakui secara nasional melalui Keppres Nomor 25 Tahun 1959 dan diperkuat dengan Keppres No. 264 tahun 1963.
Saat ini, PMI memiliki jaringan luas di seluruh Indonesia dengan hampir 1,5 juta sukarelawan.
Tanggal 3 September dipilih sebagai Hari PMI untuk mengenang perintah pembentukannya oleh Presiden Soekarno.
Tema HUT PMI ke-79
PMI sendiri belum mengeluarkan tema khusus untuk peringatan Hari PMI pada 3 September.
Namun, PMI telah mengumumkan tema yang akan diangkat untuk perayaan HUT PMI ke-79 yang jatuh pada 17 September 2024.
Tema hut PMI ke-79 adalah "Aksi Adaptasi Iklim". Tema tersebut memiliki makna tersendiri dalam setiap kata yang dipilih:
- Aksi: Melambangkan semangat untuk bekerja sama dalam upaya menjadi masyarakat yang proaktif dalam mengurangi dampak negatif perubahan iklim global.
- Adaptasi: Menggambarkan ketangguhan masyarakat, menyoroti perlunya kekuatan dan fleksibilitas untuk menghadapi perubahan lingkungan.
- Iklim: Menekankan pentingnya menjaga kesehatan dan keberlanjutan lingkungan demi kesejahteraan masyarakat dalam jangka panjang.
Baca Juga: Ternyata PMI Indonesia Anjlok Karena Perlambatan Ekonomi China
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prancis Terbuka: Ganda Putra Indonesia Menggila, Leo/Daniel dan Raymond/Joaquin Melesat ke Perempat Final
- 2Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 3Megawati Hangestri Dapat Julukan Baru dari Media Korea, Apa Artinya?
- 4Netanyahu: AS Akan Hentikan Bantuan Militer ke Israel, Tinggal Menunggu Waktu
- 5Prediksi Skor Napoli vs Roma 24 Oktober 2026: Derby del Sole Diprediksi Sengit
- 6Pemecatan Michael Carrick Mulai Disuarakan, Ada 'Monster' Sulit Dijinakkan di Tubuh MU?
- 750 Contoh Ucapan Hari Santri 2026 Terbaru, Singkat dan Penuh Makna
- 8Hasil dan Klasemen Liga Champions: Como Tenggelamkan MU, Real Madrid Merangsek ke 3 Besar
- 9KPK Sita BMW Milik Richard Erlangga dalam Korupsi BNPB, Total Ada Empat Mobil
- 10KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Korupsi Jalan Sumut ke Pemprov, Bobby Nasution Disorot







