Doktor Ortopedi Bagikan Cara Pencegahan Cedera Akibat Memakai High Heels
AKURAT.CO Berbagai usaha dilakukan untuk bisa berpenampilan menarik, cantik, dan elegan, salah satunya adalah dengan menggunakan sepatu yang memiliki hak tinggi, misalnya high heels.
High heels merupakan jenis sepatu yang paling sering dipilih oleh para wanita. Meskipun kadang terasa tidak nyaman digunakan bahkan bisa menyebabkan cedera.
Pada beberapa profesi yang dijalani perempuan mengharuskan perempuan memakai sepatu hak tinggi atau heels selama berjam-jam, padahal menurut dokter othopedi hal ini bisa mengganggu kesehatan.
Menurut Dokter Spesialis Ortopedi, Aldico Sapardan, bahwa kondisi kaki saat menggunakan heels, tidak berada di posisi ergonomis.
Berdasarkan penjelasan Aldico, posisi ergonomis adalah posisi yang sangat penting untuk tulang belakang dan panggul, paha hingga kaki, sehingga pengguna heels rentan mengalami cedera.
Risiko cedera ini lebih rentan dialami, bagi perempaun yang belum terbiasa menggunakan heels. Khususnya heels yang tingginya lebih dari 5 atau 7 centimeter.
"Resiko cideranya lebih besar, kecuali jika memang penggunanya belum terbiasa," ujar Aldico dalam Pembukaan Klinik Utama JLA di Jakarta Selatan, dikutip pada Minggu (26/6/2022).
Oleh sebab itu, Aldico menyarankan untuk mengistirahat kaki dengan cara melepas sepatu high heels dan melakuakn gerakan streatching atau peregangan setiap 2 jam sekali. Selayaknya peregangan saat terlalu lama duduk berjam-jam di depan komputer.
"Ini karena ototnya tegang semua, terutama pada otot-otot posterior entah betis, paha ataupun pantat akan tegang sehingga akan menyebabkan tubuh kita yang tidak rileks," jelasnya.
Agar terbiasa memakai heels dan risiko cedera bisa diminimalisir, menurut Aldico, maka perempuan harus sering berolahraga dengan gerakan yang melatih panggul, pangkal paha, lutut hingga persendian mata kaki.
"Berolahraga untuk mengencangkan otot otot daerah pantat ataupun daerah pahanya, misalnya seperti squat dengan posisi kaki dalam menghadap ke depan," katanya.
"Kemudian jika memang masih tidak terbiasa (menggunakan heels), sebaiknya jangan," sambungnya.
Jika kamu sudah mengalami cedera di pergelangan kaki akibat menggunakan high heels, maka Aldico menyarankan pijatan ringan untuk mengurasi rasa sakit ya
Pijatan ringan ini, bisa dilakukan dengan tujuan memecahkan asam laktat, seperti pijat ringan setelah olahraga, yang efeknya sama seperti direndam atau dikompres dengan air hangat.
"Diurut dengan tujuan memecahkan asam laktat setelah olahraga ya tidak apa apa dan sah-sah saja, karena pemecahan asam laktat bisa dilakukan beberapa cara misalnya berendam dengan air hangat ataupun diurut, urut atau light massage bukan pijat berat. Pijatan ringan ini hanya bisa dilakukan oleh Dokter Spesialis Olahraga," tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 2Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 3Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 6Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 7Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 8Kalender Jawa 23 September 2026: Watak Weton Rabu Pon Dikenal Cerdas dan Mudah Bergaul
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK


