Akurat Logo

Ada yang Terinspirasi dari Drama Korea, Ini Koleksi Busana Muslim yang Muncul di ISEF 2021

Jhon | 31 Oktober 2021, 12:45 WIB
Ada yang Terinspirasi dari Drama Korea, Ini Koleksi Busana Muslim yang Muncul di ISEF 2021

AKURAT.CO Fashion designer Novita Dwi Parastuti dari My Daily Hijab mengusung  tema yang terinspirasi dari drama korea hits yakni 'It's Okay Not To Be Okay' dalam Sustainable Muslim di Fashion Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2021. Koleksi ini menyuguhkan desain yang sederhana namun tampak fresh lewat motif bunga dan warna-warna pastel. 

"Kami mengusung tema retro-cosmo, dimana kami terinsipirasi dari drama korea It's Okay Not To Be Okay," ujar Novita Dwi Parastuti di konferensi  pers di Jakarta Convention Center (JCC), Sabtu (30/10/2021).

"Dari sisi model sendiri kami hadirkan model simple, ready to wear yang bisa dipakai  dalam segala macam occasion," tambahnya.

Selain Novita, ada juga  koleksi dari Ali Charisma, selaku Ketua Nasional Indonesia Chamber (IFC). Ali menampilkan beragam batik Indonesia, khususnya Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara Timur.

"Jadi, koleksi kali ini mengusung campuran Indonesia adat Jawa, Bali dan NTT. Konsep zero waste dan recycle menjadi teknik pengerjaanya. Saya kali ini mengeluarkan batik-batik reycle Jawa, Bali dan NTT untuk menjadi satu mengolah jadi satu tema," kata Ali Charisma.

Desainer lainnya adalah Khanaan Shamlan, yang menampilkan desain klasik yang feminin sekaligus mewah. Kesan lembut juga semakin menonjol dengan warna-warna pastel, yaitu white cream, nude, aqua blue, light blue, ivory white, dan cokelat muda, juga dikombinasikan dengan payet-payet dan mutiara berkilauan. 

Khanaan menampilkan tujuh looks yang terdiri dari beragam jenis dress, seperti long dress, A-line dress, hingga dress dengan cutting mermaid. 

Selain Khanaan, Ali Charisma, dan Novita Dwi Parastuti, ada beberapa desainer lain yang menampilkan karya-karyanya di ISEF 2021, termasuk brand mendiang Barli Asmara, Shirosima Indonesia, Rya Baraba, Ali Charisma, Fenisa05, Batik Chic karya Sabin, Tenun Balai Panjang, serta Liebe by Lita Berlinati. 

Semua koleksi yang ditampilkan di ISEF 2021 mengusung tema sustainable fashion.  Tema ini sengaja diangkat untuk mensosialisasikan konsep sustainable fashion sebagai gaya hidup baru di era new normal.

Tak hanya itu saja, konsep sustainable juga sejalan dengan prinsip thayyiban (kebaikan) yang merupakan bagian dari gaya hidup halal. ISEF sendiri digelar secara hybrid pada 25 hingga 30 Oktober 2021.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

J
Reporter
Jhon
C