Akurat Logo

Hari Tanpa Kantong Plastik Sedunia, Selamatkan Bumi dengan Kebiasaan Baik Ini

Jhon | 3 Juli 2021, 08:15 WIB
Hari Tanpa Kantong Plastik Sedunia, Selamatkan Bumi dengan Kebiasaan Baik Ini

AKURAT.CO Setiap tanggal 3 Juli diperingati sebagai International Plastic Bag Free Day atau Hari Tanpa Kantong Plastik Sedunia. Peringatan ini diciptakan oleh Bag Free World untuk menyadarkan masyarakat dampak buruk dari kantong plastik sekali pakai di seluruh dunia. 

Sampah plastik adalah bencana global, yang mirisnya, diciptakan oleh manusia sendiri. Tahukah kamu bahwa sekitar 500 miliar kantong plastik digunakan setiap hari dalam skala global? Dengan angka yang begitu fantastis, kamu pasti bisa membayangkan ada berapa banyak sampah plastik yang berserakan di seluruh dunia.

Tentu saja, ini memiliki efek yang sangat buruk untuk lingkungan, satwa liar, dan kesehatan manusia. Oleh sebab itu, masyarakat diminta untuk tidak lagi menggunakan kantong plastik, dan menggantinya dengan alternatif yang lebih ramah lingkungan. Salah satunya adalah  tas belanja yang dapat digunakan ulang.

Bertepatan dengan Hari Tanpa Kantong Plastik Sedunia, berikut AKURAT.CO uraikan beberapa fakta tentang plastik, dilansir dari  berbagai sumber:  

  • Kantong plastik pertama kali diperkenalkan pada tahun 1965.
  • Rata-rata, kantong plastik digunakan selama 25 menit.
  • Dibutuhkan waktu antara 100 hingga 500 tahun agar kantong plastik hancur atau terurai sempurna (tergantung jenis plastiknya).
  • Satu juta kantong plastik digunakan di seluruh dunia setiap menit.
  • Lebih dari 80 persen sampah plastik di seluruh dunia langsung dibuang ke tempat sampah dan akhirnya ke laut tanpa di daur ulang.
  • 90 persen dari seluruh sampah di laut adalah plastik, termasuk kantong plastik. 

Meski persoalan sampah plastik sudah sangat rumit, kamu tetap bisa berkontribusi untuk menyelamatkan bumi dari sampah plastik. Tidak perlu memikirkan hal-hal yang besar, kamu bisa melakukannya di lingkungan sekitarmu. Apa saja? Berikut AKURAT.CO uraikan satu per satu.

Sadari dan didik diri tentang dampak buruk sampah plastik

Hal paling dasar adalah menyadari sepenuhnya bahwa sampah plastik berbahaya bagi lingkungan, hewan dan manusia, Setelah itu, cobalah untuk mengingatkan teman, keluarga, tetangga, dan anak-anakmu tentang dampak kantong plastik terhadap dunia.

Gunakan tas belanja yang bisa dipakai berulang kali

Kamu pasti sudah tidak asing lagi dengan gerakan ini, kan? Ini adalah langkah sederhana yang bisa dilakukan untuk mengurangi kantong plastik sekali pakai. Saat akan berbelanja tidak hanya untuk bahan makanan, bahkan untuk membeli pakaian, sepatu, peralatan masak, penting untuk membawa tas belanja sendiri.

Saat ini, tas belanja tersedia dalam berbagai warna, gaya dan ukuran. Jadi, kamu bebas memilih yang sesuai dengan seleramu.

Gunakan kembali kantong plastik

Meski beberapa tempat tak lagi menyediakan kantong plastik, kamu pasti masih memilikinya di rumah. Menggunakannya lagi  adalah salah satu cara untuk berhenti menambahkannya. Jadi sebaiknya gunakan kembali kantong plastik yang ada di rumah kamu selama mungkin. Misalnya, kamu bisa menfaatkan untuk bagus untuk melapisi tong sampah kecil. Gunakan sampai kantong plastik tersebut sampai benar-benar tak bisa dimanfaatkan lagi. 

Cari alternatif

Jika kamu seorang penjual, kamu bisa mulai mengganti kantong plastik sekali pakai dengan plastik biodegradable atau menggantinya dengan jenis lain dengan bahan yang ramah lingkungan. Saat ini sudah tersedia alternatif kantong plastik dari bahan alam, seperti plastik dari singkong atau jagung. Jika kamu seorang pembelanja, maka bawalah tas belanja sendiri. 

Saat ini mungkin sulit untuk menyadari betapa bahayanya kantong plastik untuk bumi. Namun, tak pernah ada kata terlambat untuk lebih bijaksana dan bertanggung jawab demi melestarikan bumi.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

J
Reporter
Jhon
C