Bus Wisata Double Decker W1 Resmi Beroperasi di PIK2, Lewati Sunset Pier Setiap Akhir Pekan

AKURAT.CO PIK2 kini menghadirkan pilihan transportasi wisata baru melalui layanan Bus Wisata Double Decker W1 yang mulai beroperasi setiap akhir pekan sejak 13 Juni 2026.
Bus tingkat ini melayani perjalanan keliling kawasan PIK dan PIK2 dengan rute yang melintasi sejumlah destinasi favorit, termasuk Sunset Pier.
Bus W1 berangkat dari Halte Shibuya dengan enam jadwal keberangkatan setiap Sabtu dan Minggu, yakni pukul 11.30 WIB, 13.00 WIB, 15.00 WIB, 16.30 WIB, 18.00 WIB, dan 19.30 WIB.
Kehadiran bus wisata tersebut memberikan alternatif bagi masyarakat yang ingin menikmati berbagai destinasi di PIK2 tanpa harus menggunakan kendaraan pribadi.
Rute W1 mencakup sejumlah lokasi populer, seperti IDD, Aloha, Pantai Pasir Putih, Marketing Gallery, Pantjoran PIK, Central Market, Fresh Market, hingga Tzu Chi.
Salah satu daya tarik utama perjalanan ini adalah lintasannya yang melewati Sunset Pier.
Kawasan tersebut menjadi destinasi favorit wisatawan untuk menikmati suasana tepi pantai, berburu kuliner, hingga menyaksikan matahari terbenam.
Baca Juga: Biaya Perawatan DBD Naik 88 Persen dalam 5 Tahun, Allianz Ungkap Ancaman Baru bagi Keuangan Keluarga
Rute Bus W1 berangkat dari Halte Shibuya dengan enam jadwal keberangkatan setiap Sabtu dan Minggu.
Pengguna bus wisata, Rani Dianawati, menilai layanan tersebut memudahkan keluarga yang ingin berwisata santai tanpa perlu memikirkan rute perjalanan maupun lokasi parkir.
"Kalau naik bus seperti ini, kami bisa turun di beberapa tempat dan tidak perlu pindah-pindah mobil. Buat keluarga yang ingin jalan sore, ini lebih praktis," ujarnya.
Selain layanan wisata W1, konektivitas kawasan juga diperkuat melalui Shuttle Bus PIK2 Rute 05 yang menghubungkan kawasan Pasadena dengan Shelter PIK2.
Rute ini beroperasi setiap hari mulai pukul 06.00 WIB hingga 20.20 WIB dari Pasadena, dan hingga pukul 20.55 WIB dari Shelter PIK2.
Jalurnya melewati sejumlah titik strategis, seperti Tzu Chi School, District 36, Cluster Florida, Cluster Alabama, Cluster Baltimore, Cluster California, Chevalier School, Rukan Milenials, Bizpark, Pasir Putih Residence, Mega Kuningan, Center Point, hingga Tokyo Riverside Selatan.
Pengguna shuttle bus, Ardiansyah, menilai kehadiran rute baru tersebut membantu mobilitas warga dan pekerja di kawasan Pasadena.
"Selama ini kalau mau ke titik-titik utama PIK2 harus menggunakan kendaraan sendiri atau memesan transportasi. Dengan shuttle, akses menjadi lebih mudah dan biaya perjalanan lebih terjangkau," katanya.
Hadirnya Bus Wisata Double Decker W1 dan Shuttle Bus Rute 05 menjadi bagian dari upaya meningkatkan aksesibilitas dan mobilitas di kawasan PIK2. Pengunjung
kini dapat menikmati perjalanan wisata yang lebih nyaman, sementara penghuni dan pekerja memperoleh pilihan transportasi yang semakin terintegrasi.
Baca Juga: Biaya Perawatan DBD Naik 88 Persen dalam 5 Tahun, Allianz Ungkap Ancaman Baru bagi Keuangan Keluarga
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Soal Gugatan Syarat Pendidikan Gibran ke MK, Margarito Kamis: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- 2Link Live Score Indonesia vs Thailand Final FIFA ASEAN Cup 2026, Cek Skor dan Susunan Pemain Sekarang!
- 3Link Live Streaming Indonesia vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Nonton di Sini!
- 4Trump Siapkan Tambahan 10.000 Pasukan AS ke Timur Tengah, Senator Desak Kongres Hentikan Dana Perang Iran
- 5Kalender Jawa 5 Oktober 2026: Watak Weton Senin Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 6Link Live Streaming Indonesia vs Thailand Final FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Berapa dan Tayang di Mana?
- 7Dokumen Pendidikan Gibran Dilaporkan ke Bareskrim, Keaslian Syarat Cawapres 2024 Jadi Sorotan
- 8Prediksi Skor Wales vs Denmark 5 Oktober 2026: Duel Ketat di Cardiff
- 9Presiden Prabowo: Satgas PKH Selamatkan Uang Negara Rp52 Triliun dalam Dua Tahun
- 10Prabowo Saksikan Penyerahan Hasil Penyelamatan Uang Negara Rp13,2 Triliun dari Satgas PKH








