Akurat Logo

Angela Gilsha : Orang Bali Sadar Lingkungan Karena Menghormati Leluhur

Iqbal Rizkyka | 30 Mei 2022, 22:36 WIB
Angela Gilsha : Orang Bali Sadar Lingkungan Karena Menghormati Leluhur

AKURAT.CO Model sekaligus Pemain Sinetron, Angela Gilsha Panari, bercerita bahwa ketika pindah ke Jakarta, dirinya mengamati dan menilai bahwa orang-orang kota metropolitan itu kebanyakan masih kurang memiliki kesadaran lingkungan. 

Menurut Angela, kondisi tersebut berbeda dengan kota asalnya yakni Bali, yang masyarakatnya hidup dalam budaya lebih menghormati alam dan leluhur.

"Orang Bali itu percaya dengan leluhur atau nenek moyang. Di lokasi manapun itu, pasti ada leluhur mereka dan mereka harus hormat sama leluhur. Makanya di Bali itu di mana-mana bersih," ujar Angela saat mengikuti webinar yang diadakan The Body Shop Indonesia, pada Senin (30/5/2022). .

Berkaitan dengan permasalahan lingkungan, Angela sendiri telah menerapkan gaya hidup ramah lingkungan keberlanjutan (sustainable), melalui hal-hal sederhana dalam kesehariannya. 

Kebiasaan ini terbangun secara perlahan-lahan sejak kecil melalui kedekatan keluarga dengan alam dan aksi membersihkan pantai yang ia lakukan ketika masih bersekolah di Bali.

"Jadi ilmu itu terbawa ketika aku pindah ke Jakarta," sambungnya.

Adapun gaya hidup yang dia terapkan, termasuk selalu membawa botol minum sendiri ke manapun pergi untuk menghindari konsumsi botol plastik sekali pakai.

Tas belanja yang dapat digunakan berkali-kali, kata Angela, sudah menjadi sebuah kewajiban baginya. 

Bahkan ketika dia lupa membawa tas belanja di supermarket, dia tetap menolak plastikd dan memilih menenteng barang-barang dengan tangannya sendiri,

Di rumah, dia berusaha untuk meminimalkan sampah kamar mandi dengan menggunakan kain lap, menggunakan makeup remover pads yang ramah lingkungan dan menstrual pads berbahan kain, hingga menggunakan sampo dan sabun batangan, serta cuttonbuds dan sikat gigi berbahan bambu.

Untuk mulai menerapkan gaya hidup ramah lingkungan berkelanjutan, Angela berpendapat bahwa hal pertama dimulai dari mengembangkan pola pikir mengenai gentingnya permasalahan lingkungan. 

Angela juga mengatakan, dia ingin agar para pengikut dan penggemarnya dapat menyadari bahwa kondisi bumi saat ini sudah tidak baik-baik saja. 

Menurut Angela, dirinya kerap membuat unggahan tanya-jawab Q&A atau bentuk unggahan lainnya tentang permasalahan sampah dan perubahan iklim. Berdasarkan pengalamannya, masih banyak orang yang belum menyadari hal tersebut.

Dia menegaskan bahwa perubahan iklim merupakan permasalahan yang nyata terjadi di hadapan manusia. Perubahan iklim, lanjut Angela, telah dirasakan oleh banyak orang, ditandai dengan perubahan suhu yang semakin naik dan banjir yang terjadi di wilayah yang biasanya tidak pernah mengalami fenomena itu.

"Menurutku sebagian besar itu (perubahan iklim) juga karena ulah manusia yang lebih memikirkan uang dibanding oksigen, tuturnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.