Kunjungi Tempat Edukasi Tanaman Atsiri, Instagramable Lho!

AKURAT.CO, Indonesia terkenal dengan tanahnya yang subur, tidak heran jika banyak bergam jenis tanaman yang tumbuh di Indonesia. Salah satunya adalah tanaman atsiri.
Di Tawangmangu, Karang Anyar, Jawa Tengah terdapat kawasan wisata baru yang menyajikan wisata edukasi tentang tanaman atsiri yakni Rumah Atsiri.
Dahulunya Rumah Atsiri adalah pabrik Citronella, pabrik ini mengolah tumbuhan atsiri yang dikelola Indonesia dan Bulgaria pada tahun 1963.
Pada tahun 1986, pabrik ini sempat berganti kepemilikan dari pemerintah ke swasta. Akan tetapi, pada tahun 2015, pabrik ini berhenti beroperasi karena masalah bahan baku dan perekonomian perusahaan yang tidak lancar
Namun, pihak pemilik pabrik tidak ingin pabrik ini dibiarkan terbengkelai begitu saja, sehingga pabrik ini diambil alih oleh PT Rumah Atsiro Indonesia dan direstorasi seluruh bangunannya menjadi tempat wisata edukasi.
Walaupun bangunan ini sebagian besar adalah laboratorium, setelah direstporasi bangunan ini memiliki desain yang sangat instragamable.
Tanpa menghilangkan seluruh konsep lawas yang sudah ada, bangunan ini direstorasi menjadi sedemikian rupa dan memunculkan spot-spot foto yang bagus.
Disini kamu tidak hanya disuguhi hasil minyak aroma terapi yang sudah jadi saja. Disini kamu bisa merasakan berlajar langung proses mebuat produk yang dihasilkan pabrik itu, seperti essential oil, bath bomm, hand sanitilizer, sampai lilin beraroma terapi kamu bisa buat disini.
Untuk kamu yang sangat penasaran dengan alat-alat yang digunakan dalam pengolahan di Rumah Atsiri Indonesia, sebelum menjadi produk yang sangat menarik.
Rumah Atsiri mempunyai museum untuk memamerkan alat-alat yang digunakan untuk mengelolan tanaman atsiri, seperti, alat penyulingan, alat pencacah, alat laboratorium dan blueprint denah bangunan ini zaman dahulu.
Buat kamu yang tertarol berkunjung ke Rumah Atsiri, tempat wisata edukasi ini berada di Jalan Watusambung, Watusambung, Plumbon, Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah.
Buat kalian yang ingin mengunjungi tempat ini, kalian cukup membayar sebesar Rp. 50.000,- yang nantinya ditukarkan menjadi voucher dan bisa kalian tukarkan dengan souvener atau makanan di Restoran Rumah Atsiri.
Tempat ini dapat kamu kunjungi mulai dari jam 10.00-17.00 wib, cukup singkat memang, tapi dengan waktu yang singkat itu kalian bisa mendapakan ilmu pengetahuan yang luas soal tumbuhan atsiri. Namun sebelum kamu datang kesini selama masa PPKM, kamu harus membuat reservasi dahulu di https://hubb.link/rumahatsiri
Jika kamu belum merasa puas berkunjung ke objek wisata ini, kamu bisa mengunjungi tempat wisata lainya yang dekat dengan Rumah Atsiri, seperti, Air Terjun Grojokan Sewu yang hanya berjarak 5,2 km sekitar 13 menit perjalanan, atau kamu juga bisa mengunjungi Javenir Park Taman Balekambang yang memiliki jarak yang sama.
Untuk bisa menikmati tempat wisata lain di rumah Atsiri ini, kamu bisa memesan akomondasi penginapan di Rumah Atsiri Glamping atau Atsiri Glamping yang sudah bisa kamu pesan kamarnya di Aplikasi Lifestyle atau pemesanan hotel.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 2Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 3Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 4Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 5Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 6Bertarung di Korea Selatan Hingga Thailand, Klub Indonesia Tunjukkan Daya Saing di Asia
- 7John Herdman Terkejut dengan Standar Ekspektasi, Sebut Suporter Berharap Timnas Indonesia seperti Brasil
- 8Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 9Indonesia dan Mesir Tegaskan Solusi Dua Negara Kunci Perdamaian Palestina
- 10Prabowo Dukung Mesir Amankan Hak Air di Sungai Nil: Indonesia Prihatin Atas Upaya Pelanggaran Hukum Internasional



