Akurat Logo

Rumah Angker Pondok Indah Runtuh, Kisah Tukang Nasi Goreng Hanya Mitos

Iqbal Rizkyka | 17 November 2021, 18:00 WIB
Rumah Angker Pondok Indah Runtuh, Kisah Tukang Nasi Goreng Hanya Mitos

AKURAT.CO, Meskipun Ibu Kota Jakarta semakin mengarah pada perkembangan yang modern, di tengah Jakarta masih mempunyai tempat mistis yakni rumah hantu. 

Rumah hantu jadi urban legend Jakarta atau legenda masyarakat urban di Jakarta. Rumah hantu disematkan kepada rumah yang telah lama ditinggalkan sang pemilik dalam jangka yang cukup panjang.

Masyarakat urban percaya rumah itu jadi tempat berkumpul hantu. Tentu ini hanya kepercayaan saja, tidak ada bukti nyatanya.

Cerita dari mulut ke mulut membuat rumah hantu jadi urban legend di Jakarta. Terlebih ada bumbu cerita tempat terjadinya kebakaran, bunuh diri hingga pembunuhan.

Salah satu urban legend Jakarta mengenai rumah angker, yang terkenal yakni kisah Rumah Pondok Indah. 

Urban legend ini berawal dari Kabar burung beredar, yang menyebutkan bahwa sekitar 1980-an satu keluarga beranggotakan 7 warga asing penghuni rumah ini dibunuh saat terjadi perampokan. 

Usut punya usut, hingga sekarang kepolisian masih belum bisa memecahkan siapa dalang di balik kejadian yang mengenaskan ini.

Nah, kisah sadis inilah yang pertama kali membuat masyarakat meyakini jika rumah ini dihuni oleh hantu-hantu yang bergentayangan.

Sejak 2002, rumah ini kabarnya dihuni hantu. Cerita-cerita mistis banyak berseliweran tentang rumah ini. 

Di antaranya soal hilangnya tukang nasi goreng, setelah ada yang memesan nasi goreng dari dalam rumah ini. 

Sampai-sampai ada dua film yang terinspirasi dari cerita tentang rumah yang terletak di Jalan Metro di kawasan Pondok Indah ini. Pertama Rumah Pondok Indah pada 2006 dan kedua Rumah Angker Pondok Indah pada 2013.

Setelah dikenal dengan berbagai cerita horor yang menjadi urban legend di Jakarta, sedikit demi sedikit fakta sebenarnya dari rumah ini mulai terungkap.

Fakta tersebut muncul ketika bangunan ini diruntuhkan pada tahun 2008, rumah angker ini tinggal sisa reruntuhan serta ilalang. Tampak juga pohon pisang Ambon yang tengah berbuah di bagian depan rumah yang memiliki luas tanah 970 m2 itu.

Di depan pagar bekas 'rumah hantu' itu dipasangi pengumuman dijual dan ada agen properti yang memasarkannya. Meski penjual mengakui bekas rumah itu berhantu, tetapi ia berani menjual Hak Guna Bangunan (HGB)-nya dengan harga jual Rp6 miliar.

Lalu, kisah pedagang nasi goreng yang hilang ternyata hanyalah mitos belaka. Kisah tersebut dibuat secara sengaja untuk membuat image angker dari rumah ini terus menguat.

Kisah urban legend ini tentu saja boleh kamu percaya atau tidak, penilaian sepenuhnya di tangan kamu.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.