Mengenal Candi Bahal, Satu-satunya Warisan Kerajaan Sriwijaya di Sumut
AKURAT.CO Sriwijaya merupakan salah satu kerajaan terbesar di nusantara. Berpusat di Palembang Sumatera Selatan, area kekuasaan Sriwijaya diketahui meliputi seluruh Sumatera,Kamboja, Thailand Selatan, dan Semenanjung Malaya. Jadi, kamu mungkin akan menemukan peninggalan kerajaan Sriwijaya di daerah-daerah tersebut.
Di Sumatera Utara sendiri, kamu bisa melihat Candi Bahal atau Portibi. Ini dipercaya merupakan satu-satunya peninggalan kejayaan Sriwijaya di Sumatera Utara. Adapaun Bahal diambil dari nama desa setempat. Sedangkan Portibi memiliki arti dunia atau bumi dalam bahasa Batak.
Candi Portibi diperkirakan dibangun pada abad ke-11, namun sebenarnya belum ada bukti akurat yang menyatakan bahwa ini peninggalan kerajaan Sriwijaya. Ya, intinya belum diketahui secara pasti siapa yang membangun candi ini.
Para pakar meyakini bahwa candi ini berkaitan erat dengan Kerajaan Pannai (pane) yang merupakan eksistensi kejayaan Kerajaan Sriwijaya. Namun, ada pula yang menyebut candi ini dibangun oleh Raja Hindu Shiva dari Tamil yang memerintah dari India Selatan.
Apabila dilihat dari arsitektur, bentuk atap candi ini mirip dengan Candi Mahligai di Muara Takus. Oleh ssbab itu, candi ini disebut peninggalan kerajaan Budha. Namun, arca-arca batu (Ganesha, raksasa dan sebagainya) yang ditemukan di tempat tersebut mirip dengan candi Hindu.
Menurut laman resmi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Utara, Candi Portibi berada di Desa Bahal, Kecamatan Padang Bolak, Portibi, Kabupaten Padang Lawas Utara, atau sekitar 420 km dari Kota Medan, ibukota Sumatera Utara.
Kompleks Candi Bahal terdiri dari tiga buah candi, yang masing-masing terpisah dengan jarak sekitar 500 meter, yakni Candi Bahal I, Bahal II dan Bahal III. Beberapa kilometer dari candi ini ada pula kompleks candi lain, yaitu kompleks Candi Pulo atau Barumun.
Adapun Museum Candi Bahal terletak di seberang pos penjagaan Candi Bahal I. Dalam museum tersimpan berbagai bentuk dan jenis bagian candi-candi Bahal yang masih belum diketahui letaknya semula atau memang belum dapat dikembalikan karena alasan tertentu.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 3Prancis Terbuka: Ganda Putra Indonesia Menggila, Leo/Daniel dan Raymond/Joaquin Melesat ke Perempat Final
- 4Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 5Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 6Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 720 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 8Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 9KPK Sita BMW Milik Richard Erlangga dalam Korupsi BNPB, Total Ada Empat Mobil
- 10KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Korupsi Jalan Sumut ke Pemprov, Bobby Nasution Disorot



