Pesona Banda Neira, Cantik dari Bawah Laut hingga ke Tapak Penjajah

AKURAT.CO, Jika ingin berwisata ke Maluku, kamu bisa mencoba mengunjungi Pulau Banda atau Banda Neira. Pulau Banda atau Banda Neira merupakan salah satu pulau yang terletak di Maluku Tengah, tepatnya di Kepulauan Banda.
Banda Neira sendiri sangat terkenal dengan objek wisata historinya. Ya, kepulauan ini punya banyak saksi bisu kala para penjajah menduduki Indonesia. Mulai dari kedatangan Portugis pada 1512, Spanyol (1521), Inggris (1601) serta Belanda pada 1609. Kedatangan mereka semua ke Banda Neira adalah untuk menguasai, memonopoli perdagangan pala serta cengkeh.
Maka tak heran, ada banyak bangunan tua bekas peninggalan Portugis serta Belanda, seperti Benteng Belgica dan Benteng Nassau. Benteng-benteng ini dibangun dengan tujuan untuk menghadapi perlawanan masyarakat Banda yang menentang monopoli perdagangan pala oleh VOC.
Ada juga Benteng Revenge yang menjadi simbol kemenangan Belanda mengusir Inggris dari Banda Neira pada 1615. Kondisinya benteng ini tidak sempurna karena pernah diguncang gempa dan juga karena usia dan alam. Namun, tak mengurasi pesonanya.
Kebun-kebun pala yang ditinggalkan Belanda sesudah masa penjajahannya selesai masih tetap ada di Pulau Banda serta Banda Besar.
Beberapa pahlawan nasional pun pernah diasingkan ke pulau ini, yaitu Bung Hatta, Sutan Sjahrir, dan Dr. Tjipto Mangunkusumo, oleh Belanda. Rumah pengasingan tokoh bangsa itu, kini dijadikan sebagai situs bersejarah. Bangunan-bangunan tua itu terawat dengan sangat baik. Masih banyak benda-benda peninggalan seperti tempat tidur, buku-buku, stetoskop, baju, meja kursi, mesin ketik, foto-foto, dan perabotan lainnya.
Di Banda Neira, ada juga situs sejarah Sumur Keramat yang merupakan lokasi pemandian dan tempat mensucikan diri bagi orang-orang kaya pada masa lampau.
Selain menjadi salah satu tempat bersejarah di Indonesia, Banda Neira sangat dikenal akan wisata lautnya. Ada sekitar 250 spesies biota laut yang hidup di bawah laut pulau banda. Banda Neira juga termasuk dalam segitiga karang dunia, 432 (64 persen) jenis karang dari 700 jenis karang yang ada di dunia ada di pulau ini.
Semua pesona bawah laut ini dapat kamu nikmati karena kondisi lautnya yang masih sangat jernih dan terjaga. Keindahan bawah laut Banda Neira ini dipengaruhi oleh letusan Gunung Api Laut Banda Neira pada tahun 1988.
Selain dapat melihat keindahan flora dan fauna di taman bawah laut, kamu juga dapat melihat berbagai mamalia laut besar seperti ikan paus dan lumba-lumba.
Jangan heran jika wisata bawah laut di Banda Neira juga menjadi andalan.
Terakhir, Banda Neira juga dikelilingi beberapa pulau yang juga memiliki pesona. Beberapa pulau yang bisa diunjungi antara lain Pulau Banda Besar, Run, Ay, Nailaka, juga Pulau Hatta dan Syahrir. Untuk mengelilingi pulau-pulau tersebut, kamu dapat menaiki Pok-pok, transportasi laut berupa kapal kecil dengan mesin motor.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 2Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 3Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 4Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 5Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 6Bertarung di Korea Selatan Hingga Thailand, Klub Indonesia Tunjukkan Daya Saing di Asia
- 7John Herdman Terkejut dengan Standar Ekspektasi, Sebut Suporter Berharap Timnas Indonesia seperti Brasil
- 8Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 9Pertemuan Prabowo dan El-Sisi Hasilkan Empat Kesepakatan Kerja Sama, Mulai Statistik hingga Kelautan
- 10Indonesia dan Mesir Tegaskan Solusi Dua Negara Kunci Perdamaian Palestina



