Rasakan Sensasi Kasih Susu Kambing Etawa dengan Dot di Wisata Kampung Kopi

AKURAT.CO, Mari berwisata ke Kampung Kopi di kelurahan Gombengsari, Kecamatan kalipuro, Banyuwangi.
Wisatawan nanti akan mengetahui pola tanam kopi disana dibudidayakannya secara Organik. Karena mengedepankan harmonisasi pada unsur yang ada di alam.
Mayoritas kopi yang ditanam di kampung ini adalah jenis Robusta yang tumbuh pada ketinggian 400-600 mdpl.
Sungguh unik karena diolahnya melalui proses natural karena berada di wilayah geografis alam. Juga cukup beruntung karena dilewati hembusan angin yang relatif sejuk.
Hembusan angin laut yang membawa unsur garam dan angin gunung yang mengandung unsur belerani menciptakan ciri dan karakter kopi yang khas.
Artinya ketika berada disana wisatawan akan menghirup aroma unik dan flavor dari kopi robusta tersebut. Disana juga ada kelompak Tani Rejo yang mengembangkan kopi organik ini.
Mereka dibina oleh Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian melalui Balai Besar Perbenihan dan Proteksi tanaman Perkebunan (BBPPTP) Surabaya.
Mereka dibina untuk menjalankan program kegiatan desa organik dengan baik. Yakni menggabungkan antara perkebunan kopi dan pertenakan kambing etawa. Sungguh itu menjadi wisata edukasi yang menarik.
Hariono selaku manajer ICS pertanian organik Kelompok Tani Kopi menjelaskan mata pencaharian mayoritas warga keluruhan gombengsari adalah petani kopi dan peternak kambing. Semakin banyak wisatawan yang berkunjung maka semakin menghidupi mereka.
Cukup membanggakan karena kelompok Tani Kopi rejo ini juga sudah mendapat sertifikat organik berstandar eropa.
"Udara yang segar ditemani secangkir kopi dan Susu kambing etawa serta senyuman ramah masyarakat memberi kesan mendalam tentang Kampung Kopi Gombengsari ini. Bila anda berkunjung ke Banyuwangi jangan lewatkan pesona Kampung Kopi Gombengsari," kata Hariono selaku manajer ICS pertanian organik Kelompok tani Kopi Rejo belum lama ini.
Perlu dicatat, intinya wisata kopi ini menawarkan tour kebun kopi, mengenal jenis-jenis kopi, petik kopi saat panen, belajar memproses kopi secara traditional seperti menyangrai, menumbuk dan menyeduh perah susu kambing etawa. Selain itu sensasi lainnya adalah memberi minum kambing dengan dot.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 3Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 4Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 5Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 6Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 7Timnas Indonesia U-17 Putri Selangkah Lagi ke Piala Asia 2027, Anya Gabriella Ingatkan Laga Krusial
- 8India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi




