AKURAT.CO, Kamu yang punya banyak uang, kami tak menyarankanmu ke Mesir untuk melihat Piramida yang mendunia itu. Kamu perlu berkeliling Indonesia saja, karena negeri ini begitu memesona.
Memang, piramida Mesir punya cita rasa yang lain. Tapi yang satu ini juga bisa duduk sejajar. Jika kamu pernah melihat Gunung Sidahurip di Garut, Jawa Barat yang tersohor itu, Inerie bisa jadi kembarannya. Bentuknya serupa. Lancip sampai ke bubungannya.
Jika sudah berada di Bajawa, Ibukota Kabupaten Ngada, kamu bergerak hanya 15 kilometer ke selatan untuk mendapatinya. Tapi kalau belum punya nyali untuk mendaki, menatapnya saja dari Aimere atau titik view dari Penginapan Manulalu sudah cukup membuatmu terdiam lama.
Ini adalah 2 titik terbaik untuk memandang Inerie yang bak Piramida itu. Inerie pernah mengamuk pada 1970 yang meluluh lantahkan semua yang ada di sekelilingnya. Pasca momen mendebarkan itu, Inerie beberapa kali mengambil ancang-ancang onar lagi, karena memang dia berapi.
Eksotisnya Flores bisa diwakili dari puncaknya, jika kamu berani mendaki ke atas. Gunung ini cukup tinggi karena puncaknya ada di ketinggian 2.245 mdpl yang sebenarnya tak perlu harus menjadi pendaki profesional untuk bisa menaklukan puncaknya.
Karena, wisatawan tidak begitu bersusah payah mendaki karena akan mengambil star dari Desa Watumeze, yang sudah cukup tinggi. Sekali lagi, kamu tak cukup puas jika hanya memandanginya saja. Mendakilah!
Kamu harus berangkat subuh, karena butuh waktu 5 jam untuk tiba di pucuknya saat matahari terbit.
Memang, menjajaki gunung ini tak segampang kamu membaca tulisan ini. Karena, berada di titik manapun di Flores, alamnya akan selalu garang.
Kerikil kecil dan pepohonan yang jarang akan cukup menyiksamu. Karena gunung ini punya vegetasi hutan yang rendah sehingga kamu tak dipayungi rindang dan sejuknya hutan.
Pada separuh perjalanan, kamu bisa berhenti dan beristirahat di sebuah lembah pada punggungan pertama yang punya kawah cantik. Titik ini cukup adem dan sudah banyak diabadikan para pendaki. Perbanyaklah ambil nafas di sini.
Jangan berhenti di sini lalu pulang. Rugi. Kamu harus melewati bentangan yang makin terjal dengan kemiringan yang makin curam dan menguras emosi. Hingga setelah mendapati punggungan terakhir, cukup 30 menit lagi berjalan hingga menjumpai 3 kayu yang dibentuk salib yang ditancap langsung ke tanah. Kamu sudah sampai puncaknya.
Bersenang-senanglah dulu menikmati hasil lelahmu, karena kejutan lain lagi akan datang. Ya, Kampung Adat Bena yang sudah dilegitimasi UNESCO itu tepat berada di bawah kaki gunung ini. Kamu bisa melihat rumah lancip beratap alang-alang itu dari ketinggian ini. Bajawa cukup dingin, salah satu daerah terdingin di Flores. Kamu sedang di NTT sekarang.
Masih yakin ke Mesir?[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 8Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK



