6 Fakta Menarik Candi Sukuh Bagi Wisatawan, Menjadi Peninggalan Majapahit

AKURAT.CO Zaman dahulu, Indonesia memiliki banyak kerajaan besar dan kecil yang didirikan di berbagai wilayah. Tak heran jika memiliki banyak peninggalan candi, termasuk fakta menarik Candi Sukuh yang dikenal cukup kontroversial.
Candi Sukuh sering dibilang mirip dengan bentuk piramida yang terinspirasi dari peradaban suku Maya, yakni Chichen Itza di Meksiko.
Secara filosofis sendiri, Candi Sukuh berada di lereng bukit Gunung Lawu, yang konon bagian dari guguran Gunung suci Mahameru. Sementara secara geografis, bangunan Candi Sukuh dibuat menyesuaikan lokasinya agar tetap aman.
Mengutip berbagai sumber, Senin (4/9/2023), berikut ini sejumlah fakta menarik Candi Sukuh yang penting untuk diketahui wisatawan agar bisa mengenal lebih jauh.
Fakta Menarik Candi Sukuh
1. Dibangun pada zaman Majapahit
Menurut relief kisah Sudamala, Bima membunuh dua raksasa, yakni Kalantaka dan Kalanjaya. Pada panel tersebut, tertera inskripsi tentang pembuatan bukur atau bangunan kecil di petirtaan pada tahun 1361 Saka atau 1439 M.
Dari sinilah, seorang arkeolog bernama van Stein Callenfels (1883-1938) menduga, pernah ada petirtaan di halaman utama candi. Namun ternyata hal tersebut sudah raib, tapi tahunnya jelas dari zaman Majapahit, sama seperti semua prasasti yang ada di wilayah candi ini.
Bentuk hurufnya ditulis dengan aksara kwadrat yang diketahui baeu berkembang pada periode Jawa Timur. Jadi, terdengarlah mustahil jika candi ini berusia lebih tua dari abad 10 M.
2. Ada tiga teras di candi
Candi Sukuh juga memiliki tiga mandala yang bentuknya segaris lurus dengan memiliki bagian suci di belakang, sesuai dengan ciri khas Majapahit. Berbeda dengan dengan beberapa candi Medang hang diketahui biasanya konsentris dan bagian paling suci ada di pusat lingkaran.
Pada bagian teras pertama, fakta menarik Candi sukuh yaitu memiliki deretan artefak berupa arca satwa di sekelilingnya. Salah satu artefaknha adalah persilangan babi hutan dan kerbau atau babi yang memiliki tanduk.
3. Prasada berbentuk piramida
Candi Sukuh yang berbentuk piramida saat ini bukanlah bentuk utuhnya, melainkan hanya sebuah prasada atau penunjang dari sesuatu yang disucikan di puncaknya. Pada bagian atas piramida Sukuh, hanya ada umpak yang menandakan pernah ada bangunan dari bahan organik seperti kayu.
4. Memiliki mitos dan legenda
Perlu diketahui, ada banyak mitos dan legenda yang ada dalam kawasan candi ini. Masih banyak masyarakat sekitarnya yang percaya bahwa Candi Sukuh merupakan tempat dimana mereka bisa mendapatkan sebuah keberuntungan atau dapat segera diberi anak.
Bukan hanya itu, mereka juga melakukan sebuah ritual yang menarik pusaka atau benda-benda gaib yang ada di kawasan Candi Sukuh. Menurut mereka, lokas dan suasana Candi Sukuh terkesan angker sehingga banyak benda pusakan yang tersembunyi atau disembunyikan oleh makhluk gaib.
5. Gaya arca dan relief Majapahit
Pada candi, ada dua penanda yang dianggap penting, yaitu gaya arca dan relief Candi Sukuh sangat mirip dengan candi-candi di Gunung Penanggungan. Atas dasar itu, Candi Sukuh dianggap dari zaman Majapahit.
Sementara untuk reliefnya, memuat sebuah kisah Sudamala dan Bima Swarga, yang sangat populer di masa Majapahit akhir. Relief kisah tersebut tidak ada di candi Medang mana pun, sehingga Relief ini dipahat dekoratif hingga mirip dengan wayang kulit, sebagaimana candi khas Majapahit.
6. Sering dijadikan spot foto komersial
Kawasan taman yang ada di Candi Sukuh terlihat sangat rapi dan teratur, sehingga membuat para wisatawan merasa nyaman dan bisa berlama-lema di tempat. Suasana taman tersebut juga asri dan memiliki bangunan sejarah yang artistik.
Candi Sukuh memang cukup sering dikunjungi oleh wisatawan yang hendak foto untuk keperluan tertentu. Oleh sebab itu, banyak orang yang memilih ke Candi Sukuh hanya untuk mencari spot foto komersial yang tepat dan bagus.
Itulah penjelasan lengkap tentang fakta menarik Candi Sukuh bagi wisatawan yang penasaran. Tak perlu ragu datang, karena harga tiket masuknya juga sangat terjangkau dan terbilang cukup murah.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 2Arab Saudi Ikuti Jejak Timnas Indonesia, Batalkan Laga Melawan Yordania
- 3KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 4Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 5Kalender Jawa 6 November 2026: Weton Jumat Pahing, Wataknya Dikenal Gigih dan Ambisius
- 6Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 7Pindar UKU Salurkan Rp687,18 Miliar dengan Pinjaman Macet Hanya 2,48 Persen, Jaga Keseimbangan Pertumbuhan dan Risiko
- 8Prediksi Skor Porto vs Napoli 5 November 2026: Tuan Rumah Berpeluang Menang
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar






