Akurat Logo

Alun-alun Kidul Yogyakarta, Destinasi Wisata Gratis Tawarkan Suasana Romantis

Tia Nurullatifah | 16 Juli 2023, 22:27 WIB
Alun-alun Kidul Yogyakarta, Destinasi Wisata Gratis Tawarkan Suasana Romantis

AKURAT.CO Yogyakarta memiliki Alun-alun Kidul atau Alun-alun Selatan yang telah menjadi destinasi wisata incaran banyak orang. Kota pelajar ini memang memiliki magnet yang kuat akan wisata, dari wisata budaya, wisata kuliner hingga wisata alam.

Di antara banyak tempat ikonik yang bisa disaksikan saat menyambangi kota satu ini seperti Tugu Pal Putih, Nol Kilometer, Malioboro dan Alun-alun Utara, maka Alun-alun Kidul pun jadi satu destinasi yang tak boleh dilewatkan.

Berbicara mengenai Kota Yogyakarta rasanya tidak ada habisnya. Kota yang kerap dijuluki sebagai Kota Gudeg ini memang sudah dikenal menjadi kota wisata yang kerap dikunjungi banyak wisatawan, baik lokal maupun mancanegara. Pesona Kota Yogyakarta seperti menghipnotis dan mampu mengundang kembali siapapun yang pernah mengunjunginya.

(IG/@donnyedison)

Tempat Bersejarah di Yogyakarta

Alun-alun Kidul merupakan tempat bersejarah yang ada di Kota Yogyakarta dan menyimpan banyak cerita. Nama Alun-alun Kidul sendiri karena letaknya berada di selatan atau sebagai halaman belakang Kraton Yogyakarta. Alun-alun Kidul sudah ada sejak masa Sri Sultan Hamengku Buwono I yang menjabat pada tahun 1755-1792. 

Pada dasarnya Alun-alun Kidul sendiri saat ini difungsikan sebagai arena rekreasi atau aktivitas masyarakat karena memiliki tanah lapang yang luas. Alun-alun Kidul juga menjadi tempat paling tersohor di Yogyakarta dan selalu menarik kunjungan wisata baik warga Yogyakarta sendiri atau wisatawan yang datang dari luar kota. Memiliki bentuk tanah lapang dengan luas 160 meter x 160 meter, alun-alun ini memang ideal dijadikan tempat berkumpulnya masyarakat. 

Akses untuk mengunjungi Alun-alun Kidul sangatlah mudah. Letaknya yang strategis di tengah kota membuat tempat ini mudah dijangkau. Banyak jalan yang bisa diakses untuk menuju Alun-alun Kidul. Misalnya, jika dari Nol Kilometer bisa menuju ke selatan ke arah Alun-alun Utara, lalu bisa menuju Jalan Kauman atau Jalan Rotowijayan untuk mencapai Pasar Ngasem, setelah itu belok kiri mengikuti Jalan Taman hingga pertigaan lalu belok kiri, maka Anda sudah sampai di Alun-Alun Kidul. 

Selain melewati Alun-alun Utara, dari Nol Kilometer bisa menuju arah Timur dan belok kanan di perempatan Gondomanan hingga sampai di Pojok Beteng Wetan (Pojok Beteng Timur). Kemudian belok kanan sampai menemukan Plengkung Gading, belok kanan dan melewati terowongan (Plengkung Gading) maka sampai di Alun-alun Kidul. Jika melewati jalur ini maka Anda akan bisa menikmati pesona Kota Yogyakarta dengan beragam bangunan bersejarahnya yakni Plengkung Gading. 

Masyarakat biasanya menyebut tempat satu ini dengan sebutan Alkid yakni kependekan dari Alun-alun Kidul. Tempat ini biasa dimanfaatkan untuk beragam aktivitas seperti olahraga pada pagi hari, dan berbagai kuliner pada siang hari. Menjelang malam suasana akan berganti dengan kemerlap lampu dan juga riuh pengunjung yang sekadar ingin duduk bersantai atau menikmati aneka jajanan yang banyak dijual di sana. Dahulu di Alun-alun Kidul ini terdapat gajah milik Kraton Yogyakarta yang bisa disaksikan oleh masyarakat, namun saat ini gajah-gajah tersebut sudah dipindah ke Kebun Binatang Gembira Loka. 

Dua Pohon Beringin

Ada hal yang menarik yang harus dicoba saat Anda mengunjungi Alun-alun Kidul yakni menjajal sensasi melewati dua pohon beringin yang ada di tengah alun-alun. Permainan ini dikenal dengan nama masangin yakni di mana pengunjung harus melewati sepasang pohon beringin dengan mata yang ditutup kain. Pengunjung harus berjalan lurus dan melewati bagian tengah-tengan diantara dua pohon beringin tersebut. 

Uniknya, banyak orang yang justru hanya berputar-putar atau kehilangan arah saat akan melewati pohon beringin tersebut. Konon orang yang berhasil melewatinya maka ia memiliki hati yang bersih dan lurus. Permainan satu ini memang menjadi hal yang paling digemari saat berada di Alun-Alun Kidul. Tersedia juga persewaan penutup mata dengan harga yang sangat terjangkau yakni Rp5.000. 

(IG/@donietomo)

Gemerlap Mobil Kayuh

Tentu bukan hanya itu saja, ada permainan seru lainnya yang tak boleh terlewatkan saat berada di Alun-alun Kidul. Apalagi jika bukan mencoba sepeda tandem atau becak lampu yang didesain seperti mobil. Permainan ini juga terkadang disebut mobil kayuh atau mobil gowes. Cahaya kemerlap dari sepeda-sepeda ini yang semakin menambah meriah suasana di Alun-alun Kidul. Sepeda ini bisa disewa dan dinaiki beramai-ramai dengan keluarga atau sahabat. 

Anda bisa memilih aneka sepeda tandem yang disediakan, tentunya dengan membayar sewa yakni berkisar dari sekitar Rp25.000 - Rp35.000 untuk dua kali putaran. Anda bisa mengabadikan momen bersama saat menaiki sepeda tandem penuh warna ini. Aktivitas satu ini juga menjadi favorit wisatawan saat berkunjung ke Alun-alun Kidul. 

 (IG/@ade_ariess)

Sasana Hinggil

Hal menarik lain adalah bangunan Sasana Hinggil yang berada seberang utara Alun-alun Kidul. Dahulu Sasana Hinggil digunakan sebagai tempat para raja menyaksikan gladi bersih prajurit keraton untuk persiapan upacara Grebeg misalnya. Namun saat ini Sasana Hinggil dijadikan sebagai cagar budaya dimanfaatkan untuk berbagai acara seperti pagelaran kesenian atau lainnya. Anda bisa memasuki Sasana Hinggil ketika sedang digelar acara tertentu. Tentunya hal tersebut bisa menjadi pengalaman menarik bagi wisatawan. 

(IG/@imamsatrio_)

Aneka kuliner

Tidak sampai di situ saja, pengunjung yang datang terkadang hanya ingin menghabiskan waktu di Alun-alun Kidul dengan duduk-duduk santai di tengah atau pinggiran alun-alun. Ada banyak kuliner yang bisa dijadikan pilihan, seperti telur gulung, pentol, tempura, jagung bakar, tahu gejrot, kopi keliling dan banyak lagi. Salah satu penjual yang sudah sangat terkenal adalah es goreng Pak Gatot. Kuliner unik satu ini berupa es yang dicelupkan ke dalam cokelat dan akan mengeras. Jajanan unik ini bahkan sempat viral dan sudah banyak dikenal wisatawan. Menikmati berbagai kuliner murah meriah dengan syahdunya Kota Yogyakarta. 

 (IG/@deni_candra131)

Pencinta kopi juga bisa mengunjungi sekitar Alun-alun Kidul karena di kawasan ini juga banyak tersedia warung kopi dengan banyak pilihan. Wisatawan tentunya tidak ingin ketinggalan dengan oleh-oleh dari Yogyakarta. Setelah mengunjungi Alun-alun Kidul, Anda bisa menyambangi beberapa toko oleh-oleh yang lokasinya tak jauh dari alun-alun. Alun-alun Kidul Yogyakarta memang cocok dijadikan sebagai tujuan wisata tengah kota yang menarik dan tentunya murah meriah.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.