Bisa Buta Jika Sering Pakai Kacamata Hitam Palsu Saat Berlibur

AKURAT.CO, Saat berlibur di pantai, perlengkapan yang harus dibawa biasanya adalah sunblock, baju renang, camilan, tikar, dan tidak lupa kacamata untuk melindungi mata dari teriknya sinar matahari.
Tapi jika tidak membawanya dari rumah, kamu tidak disarankan untuk membelinya di penjual kacamata di pinggiran pantai. Sebab, kacamata gaya dan murah ini malah akan berdampak buruk, hingga berisiko membawa kebutaan hingga kanker mata.
Menurut sebuah studi yang dilansir AkuratHealth dari The Sun, Senin, (9/2), sebanyak 35 persen merek-merek kacamata terkenal menawarkan perlindungan nol terhadap sinar UV. Bahkan, memakainya di rumah di bawah sinar matahari yang cerah dapat menyebabkan kerusakan permanen.
"Paparan UV yang tinggi dapat menyebabkan fotokeratitis dan fotokonjungtivitis, semacam sengatan matahari pada bola mata atau kelopak mata," kata perusahaan asuransi, Direct Line.
Jadi, dianjurkan kepada wisatawan yang pergi ke beberapa tempat seperti ke Costas, Karibia, Thailand atau Tenerife, harus waspada dengan tipuan kacamata murah dengan merek ternama, padahal ejaannya salah.
Sebuah survei oleh Direct Line menemukan 18 persen dari mereka yang membeli kacamata hitam dan tidak memeriksa perlindungan UV. 11 persen akan tetap membelinya bahkan setelah mendapati kacamata tidak menawarkan perlindungan.
Selain bagi wisatawan yang mengenakan kacamata, para pengemudi juga memakai kacamata yang salah seperti ini.
Steve Barrett, kepala asuransi motor di Direct Line, mendesak semua pengendara untuk mengenakan pelindung mata yang sesuai dan lensa sesuai anjuran resep dokter termasuk kacamata hitam saat mengemudi.
"Jika orang tidak dapat melihat saat mengemudi yang aman, baik karena tidak memakai resep yang benar atau kacamata hitam untuk melindungi dari silau, mereka menimbulkan bahaya nyata bagi diri mereka sendiri dan semua orang di jalan kita," jelasnya.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 24 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 4Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 5Materi Matematika TKA SMA 2026, Cek Kisi-Kisi dan Contoh Soal Terbaru
- 6Kalender Jawa 27 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pahing Dikenal Cerdas dan Banyak Akal
- 7Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 8Biaya Marketplace Makin Tinggi, Brand Lokal Mulai Mengandalkan Website Sendiri
- 9Silmy Karim Didakwa Terima Rp1,2 Miliar dari Pungli Dokumen Imigrasi
- 10KPK Ingatkan Nusron Wahid untuk Kooperatif dan Berharap Dukungan Penuh Pemerintah



