Google Didenda USD164 Ribu Karena Gagal Simpan Data Warga Rusia

AKURAT.CO Google didenda USD164 Ribu pada hari ini Selasa (14/11/2023), karena berulang kali menolak menyimpan data pengguna Rusia di server negara.
Rusia sendiri telah berulang kali bentrok dengan perusahaan teknologi asing terkait konten, sensor, data, dan representasi lokal.
Perselisihan Rusia dan Google semakin meningkat setelah negara tersebut mengirim angkatan bersenjatanya ke Ukraina pada Februari 2022.
Anak perusahaan Google di Rusia lalu berada di bawah tekanan karena gagal menghapus konten yang dianggap ilegal oleh negara tersebut, juga karena membatasi akses ke beberapa media Rusia di YouTube.
Google mengajukan kebangkrutan pada musim panas 2022 setelah pihak berwenang menyita rekening banknya, sehingga tidak mungkin membayar staf dan vendor.
Namun, meski Kremlin telah melarang beberapa platform termasuk Twitter dan Facebook, ia tidak memblokir akses ke layanan Google seperti mesin pencari serta platform YouTube, keduanya gratis dan terus beroperasi.
Baca Juga: Prabowo Bicara Situasi Global, Mulai Rusia-Ukraina Hingga Gaza Dan Pengaruhnya Terhadap RI
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







