Akurat Logo

Coco Gauff Diserang Rasis Usai China Open, Singgung Insiden Kontroversial

Dian Eko Prasetio | 7 Oktober 2026, 11:00 WIB
Coco Gauff Diserang Rasis Usai China Open, Singgung Insiden Kontroversial
Petenis asal Amerika Serikat, Coco Gauff.

AKURAT.CO Coco Gauff mengecam keras serangan bernuansa rasial yang diterimanya di media sosial setelah mengalahkan petenis tuan rumah Sun Xinran pada babak ketiga China Open 2026 di Beijing.

Gauff menang dua set langsung 7-5, 6-1 atas Sun yang baru berusia 16 tahun pada Senin (5/10/2026) waktu setempat.

Kemenangan tersebut sekaligus mengantarkan petenis Amerika Serikat itu ke babak 16 besar.

Namun, kemenangan Gauff diwarnai kontroversi pada set pertama.

Saat tertinggal 4-5 dan memegang servis, Gauff menghentikan permainan ketika Sun bersiap menyelesaikan sebuah pukulan yang berpotensi menghasilkan poin.

Gauff mengangkat tangan karena terganggu oleh panel LED di sisi lapangan yang berkedip. Setelah pertandingan dihentikan sejenak dan insiden ditinjau, wasit memutuskan poin tersebut harus diulang.

Setelah poin diulang, Gauff mampu merebut tiga poin berikutnya untuk menyamakan kedudukan menjadi 5-5. Ia kemudian merebut set pertama 7-5 sebelum tampil dominan pada set kedua dan menutup pertandingan 6-1.

Usai pertandingan, Gauff memberikan penjelasan melalui media sosial terkait insiden tersebut. Ia menegaskan gangguan pada panel LED berada di luar kendalinya.

Gauff juga menyebut Sun telah memahami situasi dan menerima permintaan maafnya secara langsung.

Namun, klarifikasi tersebut tidak menghentikan serangan di media sosial. Gauff mengaku menerima ribuan komentar dan pesan langsung bernada rasis serta tuduhan bahwa dirinya melakukan kecurangan.

Petenis peringkat empat dunia itu kemudian merespons keras serangan tersebut.

"Anda boleh saja tidak menyukai saya atau tidak setuju dengan apa yang terjadi di lapangan tanpa harus bersikap rasis," kata Gauff dikutip BBC.

"Jumlah komentar dan pesan langsung bernuansa rasis yang saya terima hanya dalam waktu beberapa jam terakhir benar-benar gila. Satu hal yang pasti, saya bukan seorang penipu atau pencuri."

Baca Juga: Dudung Minta Penanganan Karhutla Dipercepat, Kesehatan Anak Jadi Perhatian

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.