Dua Atlet Indonesia Pecahkan Rekor Nasional di Asian Games 2026

AKURAT.CO Ada pencapaian yang tidak selalu berujung medali, tetapi tetap menjadi catatan penting dalam perjalanan olahraga Indonesia. Di Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Hendro Yap dan Violine Intan Puspita sama-sama menorehkan rekor nasional baru melalui nomor jalan cepat setengah maraton.
Keduanya mencatat waktu terbaik nasional saat tampil di Aichi-Nagoya Race Walking Course, Rabu, 23 September 2026. Hendro memperbaiki rekor nasional nomor jalan cepat setengah maraton putra dengan catatan 1 jam 36 menit 49 detik, sedangkan Violine membukukan 1 jam 51 menit pada nomor putri.
Siapa dua atlet Indonesia yang memecahkan rekor nasional?
Dua atlet tersebut adalah Hendro Yap dan Violine Intan Puspita. Keduanya tampil dalam nomor jalan cepat setengah maraton pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dan sama-sama berhasil memperbaiki rekor nasional yang sebelumnya mereka buat pada 2025.
Berikut rincian pencapaian keduanya:
Hendro Yap: 1 jam 36 menit 49 detik, finis ketujuh.
Rekor sebelumnya: 1 jam 37 menit 47 detik.
Peningkatan: 58 detik lebih cepat.
Violine Intan Puspita: 1 jam 51 menit, finis kedelapan.
Rekor sebelumnya: 1 jam 52 menit 16 detik.
Peningkatan: 1 menit 16 detik lebih cepat.
Dengan demikian, Asian Games 2026 tidak hanya menjadi ajang persaingan memperebutkan medali bagi keduanya. Perlombaan tersebut juga menghasilkan standar nasional baru untuk nomor yang mereka ikuti.
Baca Juga: Asian Games: Panen 4 Medali Sehari, Menembak dan Dayung Sumbang Perak untuk Indonesia
Baca Juga: Asian Games: Pertamakali Tanpa Emas dan Perak Sejak 2017, Wushu Indonesia Hanya Raih 5 Perunggu
Bagaimana Hendro Yap memecahkan rekor nasional?
Hendro Yap tampil pada nomor jalan cepat setengah maraton putra dan menyelesaikan perlombaan dengan waktu 1 jam 36 menit 49 detik. Catatan tersebut membuatnya finis di posisi ketujuh.
Yang membuat hasil tersebut istimewa adalah waktu Hendro sekaligus menjadi rekor nasional baru. Sebelumnya, rekor nasional nomor tersebut juga menjadi miliknya setelah ia mencatat waktu 1 jam 37 menit 47 detik pada All Japan Takahata Walking Race 2025.
Perbandingan kedua catatan itu menunjukkan peningkatan yang cukup jelas. Hendro memangkas 58 detik dari rekor nasional sebelumnya.
Dalam perlombaan jarak setengah maraton, selisih waktu kurang dari satu menit berarti atlet harus mempertahankan kecepatan secara konsisten sepanjang lomba. Karena jarak yang ditempuh tetap sama, peningkatan tersebut menunjukkan adanya perbaikan pada catatan performa Hendro dibandingkan standar nasional yang sebelumnya ia tetapkan sendiri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 4Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 5Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 6Kalender Jawa 23 September 2026: Watak Weton Rabu Pon Dikenal Cerdas dan Mudah Bergaul
- 7Diduga Singgung Status Pendatang Shin Tae-yong, Direktur Teknik Java United Lakukan Rasisme?
- 8Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 9Hilman Latief Ungkap Gus Yaqut Sampaikan Arahan Jokowi soal Kuota Haji 50-50
- 10PDIP Resmi Usulkan Ambang Batas Parlemen 6 Persen



