Persiapan Garmin Run Indonesia 2026 Makin Matang, Garmin Gelar Plogging Run Jelang Race Day

AKURAT.CO, Garmin Run Indonesia 2026 terus mematangkan persiapan menuju race day yang akan digelar pada 20 September 2026 di ICE BSD, Tangerang. Menjelang penyelenggaraan ajang lari tahunan tersebut, Garmin Indonesia bersama Matters menggelar kegiatan bertajuk Road to Garmin Run Indonesia 2026: Plogging with Matters, sebuah aktivitas yang menggabungkan latihan lari dengan aksi peduli lingkungan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian persiapan Garmin Run Indonesia 2026 sekaligus menghadirkan pengalaman berbeda bagi para peserta. Mengusung konsep "Mindful Miles", para pelari diajak melakukan lari santai di Zona 2 sambil mengumpulkan sampah anorganik pasca konsumsi (post-consumer waste) di sepanjang rute.
Menurut Marketing Communications Manager Garmin Indonesia, Rian Krisna, kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Garmin dalam menghadirkan pengalaman berlari yang tidak hanya berorientasi pada performa, tetapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan.
"Melalui kegiatan plogging ini, kami ingin menunjukkan bahwa gaya hidup aktif dapat berjalan berdampingan dengan kepedulian terhadap lingkungan. Sejalan dengan semangat From Zero to Hero, kami mengajak para pelari tidak hanya mengejar garis finis, tetapi juga meninggalkan dampak positif bagi lingkungan melalui langkah-langkah sederhana yang dilakukan bersama," ujar Rian di sela acara yang berlangsung di Menteng, Jakarta pada Minggu (5/7).
Plogging merupakan aktivitas yang memadukan olahraga lari dengan aksi memungut sampah. Dalam kegiatan ini, peserta menempuh rute sekitar 7 kilometer dengan titik keberangkatan dari Asatu Menteng sambil mengumpulkan berbagai jenis limbah anorganik, seperti kemasan plastik dan puntung rokok.
Setelah kegiatan selesai, seluruh sampah yang berhasil dikumpulkan langsung dibawa ke fasilitas micro factory milik Matters. Di sana, material dipilah, dibersihkan, kemudian diolah menjadi bahan baku daur ulang yang memiliki nilai guna baru.
Sebanyak 111 peserta mengikuti kegiatan ini dan berhasil mengumpulkan 164,56 kilogram sampah anorganik. Hasil tersebut menjadi bukti bahwa rangkaian menuju Garmin Run Indonesia 2026 tidak hanya berfokus pada peningkatan kebugaran peserta, tetapi juga mengedepankan aspek keberlanjutan.
Menariknya, limbah yang berhasil dikumpulkan tidak berhenti sebagai hasil aksi bersih-bersih semata. Bersama Matters, Garmin Indonesia mengolah sampah tersebut menjadi 18 plakat penghargaan yang akan diberikan kepada para pemenang Garmin Run Indonesia 2026.
Plakat tersebut akan diserahkan kepada enam pemenang di setiap kategori lomba yang terdiri atas tiga pemenang pria dan tiga pemenang wanita. Dengan demikian, penghargaan yang diterima para juara juga membawa pesan keberlanjutan karena dibuat dari material hasil daur ulang.
Co-Founder Matters Project, Rony Rahardian, mengatakan bahwa kolaborasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah melalui aktivitas yang dekat dengan gaya hidup sehari-hari.
"Plogging Run bersama Garmin Run Indonesia 2026 merupakan upaya Matters untuk menyebarkan kesadaran lingkungan melalui aksi yang dekat dengan gaya hidup masyarakat,”
“Sampah yang terkumpul tidak hanya dipilah dan dikelola secara bertanggung jawab, tetapi juga didaur ulang menjadi 18 plakat penghargaan bagi para pemenang race day sebagai simbol bahwa limbah masih dapat memiliki nilai dan fungsi baru," jelas Rony.
Melalui rangkaian kegiatan menuju race day, Garmin Indonesia ingin menunjukkan bahwa sebuah ajang lari tidak hanya menjadi wadah bagi pelari untuk mengejar catatan waktu terbaik, tetapi juga menjadi sarana membangun kepedulian terhadap lingkungan.
Konsep Mindful Miles menjadi salah satu inovasi yang membedakan persiapan Garmin Run Indonesia 2026 dari penyelenggaraan sebelumnya. Selain mendorong peserta menjaga kebugaran melalui latihan lari, Garmin juga mengajak komunitas untuk berkontribusi langsung dalam mengurangi sampah anorganik di ruang publik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Dulu Minta Gibran Diganti, Kini Syahganda Bilang Sikapnya Berubah: Sekarang Saya di Pemerintahan
- 2Jokowi Muncul di Kertanegara, Prabowo Pergi Tak Lama Setelah Pertemuan
- 3Soal Gugatan Syarat Pendidikan Gibran ke MK, Margarito Kamis: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- 4Link Live Score Indonesia vs Thailand Final FIFA ASEAN Cup 2026, Cek Skor dan Susunan Pemain Sekarang!
- 5Link Live Streaming Indonesia vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Nonton di Sini!
- 6Kalender Jawa 5 Oktober 2026: Watak Weton Senin Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 7Link Live Streaming Indonesia vs Thailand Final FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Berapa dan Tayang di Mana?
- 8Pengurus PCNU Serahkan Bukti dan Kembalikan Uang Risywah Muktamar ke KPK
- 9Presiden Prabowo Minta Perekrutan TNI-Polri Tidak Melulu Lihat Fisik, Boleh Berkacamata Asal Pintar
- 10Gerindra Minta Polemik Ijazah Gibran Dihentikan, Jangan Ganggu Stabilitas Politik




