Sukses Gelar Piala Dunia Bola Basket 2023, FIBA Lirik Indonesia Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Basket U-19
Leo Farhan | 2 Mei 2024, 23:18 WIB

AKURAT.CO Federasi Bola Basket Internasional (FIBA) kembali melirik Indonesia untuk menjadi tuan rumah kejuaraan dunia bola basket U-19 pada tahun 2027 mendatang.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Anggota Dewan Central Board FIBA, Ingo Weiss, beserta jajaran dalam audiensinya dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo, di kantornya, Jakarta, Kamis (2/5/2025).
Weiss menyebut penunjukan Indonesia tak lepas dari keberhasilan menggelar Piala Dunia Bola Basket FIBA pada 2023 lalu bersama Filipina dan Jepang.
FIBA bahkan menilai penyelenggaraan Piala Dunia FIBA 2023 di Indonesia tahun lalu itu merupakan yang terbaik.
"Kami memilih Indonesia menjadi kandidat tuan rumah Kejuaraan Dunia FIBA U-19 tahun 2027 mendatang," jelas Weiss yang datang didampingi pengurus Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi).
"Kami ada di sini pada Piala Dunia FIBA 2023 dan kami merasakan atmosfer yang luar biasa terhadap olahraga bola basket. Kami bertemu banyak orang yang antusias dengan bola basket, semuanya sangat menyukai bola basket di sini."
Berbeda dengan Piala Dunia FIBA kategori senior, pada Kejuaraan Dunia U-19 nantinya tuan rumah bisa otomatis lolos menjadi peserta turnamen. Tuan rumah tidak harus melewati babak kualifikasi terlebih dahulu.
Tidak ada hosting fee yang perlu dibayarkan Indonesia apabila menjadi tuan rumah. Namun, Indonesia tetap memiliki kewajiban dalam manajemen dan pengelolaan panitia penyelenggara.
Pertimbangan lain, dipilihnya Indonesia untuk ikut bidding tuan rumah Kejuaraan Dunia U-19, berkaitan dengan rencana FIBA membuka kantor di Jakarta pada tahun ini.
Kehadiran kantor FIBA di Jakarta bakalan lebih memudahkan dalam mengatur penyelenggaraan kejuaraan dunia di Indonesia nanti.
"Indonesia juga menunjukkan perkembangan infrastruktur olahraga yang signifikan, khususnya dalam olahraga basket," tuturnya.
Terkait hal tersebut, Menpora Dito menyambut baik penunjukan Indonesia sebagai kandidat bidding tuan rumah Kejuaraan Dunia U-19.
"FIBA memberikan angin segar yang tampaknya mereka juga ingin Piala Dunia untuk U-19 itu digelar di wilayah Asia," ujar Menpora.
Indonesia memang dalam beberapa tahun ke depan mengupayakan bisa menjadi tuan rumah kejuaraan-kejuaraan tingkat dunia. Khususnya pada kategori junior yang juga menjadi ajang pembinaan bagi talenta-talenta muda Tanah Air.
"Indonesia memiliki fasilitas-fasilitas olahraga yang bisa digunakan untuk kejuaraan-kejuaraan dunia. Penyelenggaraannya pun tidak harus di Jakarta, tetapi juga bisa di kota-kota lain di Indonesia," tambah Menpora.
Sementara itu Ketua Umum (Ketum) Perbasi, Danny Kosasih, menilai kepercayaan FIBA yang memilih Indonesia sebagai kandidat tuan rumah Kejuaraan Dunia FIBA U-19 ini harus disambut baik. Apalagi, jika terpilih sebagai tuan rumah, Indonesia akan lolos otomatis ke kejuaraan tersebut.
"Jadi Perbasi harus segera menyiapkan tim yang akan menuju ke sana, kalau memang Kejuaraan Dunia U-19 itu jadi digelar di Indonesia," tutur Danny.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 2Setelah 'Cabut' dari Timnas Portugal, Masa Depan Cristiano Ronaldo dalam Ketidakpastian
- 3Prediksi Belgia vs Turki 3 Oktober 2026: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 4Asian Games: Indonesia Berpeluang Raih 5 Emas Besok, Padel Salah Satunya!
- 5Kalender Jawa 2 Oktober 2026: Watak Weton Jumat Pahing Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 6Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 7Prediksi Prancis vs Italia 3 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Tanpa Sponsor 'Palsu' Rp19,69 Triliun, Manchester City Mungkin Tanpa Aguero dan Silva
- 9Anak Usaha Lyman Group Urus HGB Kota Baru Parahyangan ke ATR/BPN, KPK Dalami Setorannya
- 10KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid di Kasus ATR/BPN, Dalami Alur Setoran hingga Pusat







