Sempat Ingin Menyerah, Doa Ibu Jadi Alasan Megawati Sukses dan Bertahan di Korea

AKURAT.CO Megawati Hangestri Pertiwi menjelma menjadi salah satu pevoli yang diperhitungkan di liga voli putri Korea Selatan lantaran penampilan apiknya di musim lalu.
Memperkuat Daejeon JungKwanJang Red Sparks, kontribusi pemain yang berjuluk Megatron ini cukup menawan dengan mengantarkan timnya lolos ke babak play-off untuk pertamakalinya sejak tujuh tahun lalu atau tepatnya di musim 2016-2017.
Bukan cuma itu, Megawati bahkan mampu berada di peringkat tujuh daftar pencetak poin terbanyak liga voli putri korea selatan dengan total 724 poin sepanjang satu musim membela Red Sparks.
Baca Juga: Resmi, Tim Voli Putri Jakarta BIN Perkenalkan Megawati Hangestri untuk Proliga 2024
Tapi, sebelum menjadi sosok yang diandalkan pelatih Ko Hee-jin, ternyata jalan yang harus dilewati wanita kelahiran Jember 24 tahun lalu itu cukup berat. Dia bahkan sempat ingin menyerah untuk bersaing di Negeri Gingseng.
"Sebelumnya gak tahu latihan di sana (Korea) itu gimana. Ternyata lumayan berat, capek, sempet nangis. Di awal, saya juga sempat kepikiran untuk pulang (ke Indonesia)," kata Megawati dalam jumpa pers di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Jumat (19/4).
Bukan tanpa alasan, karena ini adalah pengalaman pertama ya tampil di liga voli tingkat Asia. Walau sebelumnya Megawati pernah menjajal liga-liga Asia Tenggara seperti Thailand dan Vietnam.
Beruntung, dia mampu bertahan untuk menghadapi kerasnya liga voli putri Korea Selatan. Sang Ibunda menjadi salah satu alasan kuat Megatron bertahan di Korea sebelum akhirnya menjelma menjadi pemain andalan Red Sparks.
"Tapi saya akhirnya ingat Mama di rumah, sudah mendoakan saya,sudah ngijinin saya untuk berangkat (ke Korea)," jelas Mega.
"Kalau saya pulang dengan tangan kosong, rasanya gimana gitu. Dari situ saya ingin membanggakan (Ibu) dan ingin berusaha. Taat sama omongannya coach."
Baca Juga: Kerjasama Kemenpora dan Korea Selatan, Indonesia All Star Lawan Klubnya Megawati Hangestri
Memperkuat klub asing sebenarnya bukan kali pertama bagi Megawati. Dia pernah memperkuat Supreme Chonburi-E Tech (Thailand), juga membela Ha Phi Thanh Hoa (Vietnam).
Megawati akan melakoni laga terakhir bersama Red Sparks dengan melakoni laga eksibisi melawan tim Indonsia All Star di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, Sabtu (20/4).
Red Sparks sendiri datang dengan kekuatan penuh untuk laga ini. Pertandingan ini juga sebagai salah satu seleksi untuk timnas bola voli putri Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat







