5 Fakta Menarik Karier Antonio Rudiger, Donasikan Bonus Piala Dunia untuk Operasi Anak-anak di Sierra Leone
AKURAT.CO,Siapa salah satu bek terbaik dunia saat ini? Jawabannya dengan mudah menyebut Antonio Rudiger.
Lantaran performa terbaiknya sebagai bek modern, tak hanya mampu bertahan, Real Madrid pun rela mengontraknya dari Chelsea.
Klub Spanyol itu ketiban untung karena tak mengeluarkan biaya sepeserpun saat memboyong Ruediger ke Santiago Bernabeu. Kontrak Rudiger habis di Chelsea.
Padahal pada 2017, Chelsea menebusnya sampai 29 juta euro dari AS Roma.
Karier Rudiger pun diwarnai sejumlah kisah menarik, dari kasus rasisme sampai kepedulian sosialnya yang tinggi ke tanah leluhurnya di Sierra Leone, Afrika.
1. Keturunan Jerman-Sierra Leone
Rudiger lahir di Berlin, Jerman, dari ayah asli Jerman dan ibu asal Sierra Leone.
Memeluk Islam, Rudiger tumbuh dalam budaya dan masyarakat yang global. Sebagai pemain keturunan Afrika, kariernya pun tak berjalan mulus.
2. Sukses di Chelsea
Kariernya mencapai puncak kesuksesan di Chelsea.
Sebab di klub berjuluk The Blues itulah, Ruediger memenangi sejumlah trofi domestik. Paling berkesan tentu Liga Champions 2021, Liga Europa 2019, Piala Super Eropa 2021, dan Piala Dunia Antarklub 2021.
3. Korban rasisme
Sebagai pemain keturunan Afrika, Rudiger mengaku kerap mendapatkan perlakuan rasis, baik dari fans maupun di lapangan.
Ia pernah mengalami pengalaman buruk mendapatkan perlakuan rasis seusai laga melawan Tottenham Hotspur pada 24 Februari 2020.
Gara-gara itulah ia sampai menulis artikel untuk The Players' Tribune berjudul "Artikel Ini Tidak Akan Menyelesaikan Rasisme dalam Sepak Bola,".
Ia membahas pengalamannya dengan rasisme sepanjang hidup dan kariernya, dan cara-cara potensial untuk melawannya.
4. Bantu pendidikan di Sierra Leone
Seperti kacang tak lupa kulit, Rudiger tak melupakan dari mana asalnya. Pada Januari lalu, ia pun mendirikan yayasan untuk membantu pendidikan anak-anak miskin di Sierra Loene.
"Senang sekali saya dan keluarga ada di sini. Saya bukan bintang karena orangtuaku mengajari untuk tetap rendah hati, itulah kenapa saya di sini hari ini," kata Rudiger saat membuka yayasannya itu.
Dalam kesempatan itu ia mendonasikan USD 40.000 euro dan USD2.000 hasil lelang kaus Chelsea bernomor 2 miliknya.
5. Sisihkan bonus Piala Dunia 2022 untuk bantu operasi
Melalui Yayasan Big Shoes, Rudiger juga membantu anak-anak di Sierra Leone untuk menjalani operasi akibat cacat kaki bawaan.
Dalam unggahannya di Instagram, Rudiger mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya sehingga anak-anak dengan cacat bawaan tersebut dapat menjalani operasi.
"Terima kasih banyak kepada seluruh keluarga @BigShoe dan semua dokter yang terlibat untuk memungkinkan hal ini terjadi lagi di Sierra Leone," ucapnya.
"Berdoa untuk anak-anak ini agar mereka dapat hidup lebih baik lagi setelah operasi mereka."[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini



