Akurat Logo

5 Fakta Menarik Karier Antonio Rudiger, Donasikan Bonus Piala Dunia untuk Operasi Anak-anak di Sierra Leone 

| 15 November 2022, 17:08 WIB
5 Fakta Menarik Karier Antonio Rudiger, Donasikan Bonus Piala Dunia untuk Operasi Anak-anak di Sierra Leone 

AKURAT.CO,Siapa salah satu bek terbaik dunia saat ini? Jawabannya dengan mudah menyebut Antonio Rudiger.

Lantaran performa terbaiknya sebagai bek modern, tak hanya mampu bertahan, Real Madrid pun rela mengontraknya dari Chelsea. 

Klub Spanyol itu ketiban untung karena tak mengeluarkan biaya sepeserpun saat memboyong Ruediger ke Santiago Bernabeu. Kontrak Rudiger habis di Chelsea.

Padahal pada 2017, Chelsea menebusnya sampai 29 juta euro dari AS Roma. 

Karier Rudiger pun diwarnai sejumlah kisah menarik, dari kasus rasisme sampai kepedulian sosialnya yang tinggi ke tanah leluhurnya di Sierra Leone, Afrika.

1. Keturunan Jerman-Sierra Leone 

Rudiger lahir di Berlin, Jerman, dari ayah asli Jerman dan ibu asal Sierra Leone. 

Memeluk Islam, Rudiger tumbuh dalam budaya dan masyarakat yang global. Sebagai pemain keturunan Afrika, kariernya pun tak berjalan mulus.

2. Sukses di Chelsea 

Kariernya mencapai puncak kesuksesan di Chelsea.

Sebab di klub berjuluk The Blues itulah, Ruediger memenangi sejumlah trofi domestik. Paling berkesan tentu Liga Champions 2021, Liga Europa 2019, Piala Super Eropa 2021, dan Piala Dunia Antarklub 2021.

3. Korban rasisme 

Sebagai pemain keturunan Afrika, Rudiger mengaku kerap mendapatkan perlakuan rasis, baik dari fans maupun di lapangan.

Ia pernah mengalami pengalaman buruk mendapatkan perlakuan rasis seusai laga melawan Tottenham Hotspur pada 24 Februari 2020.

Gara-gara itulah ia sampai menulis artikel untuk The Players' Tribune berjudul "Artikel Ini Tidak Akan Menyelesaikan Rasisme dalam Sepak Bola,". 

Ia membahas pengalamannya dengan rasisme sepanjang hidup dan kariernya, dan cara-cara potensial untuk melawannya.

4. Bantu pendidikan di Sierra Leone 

Seperti kacang tak lupa kulit, Rudiger tak melupakan dari mana asalnya. Pada Januari lalu, ia pun mendirikan yayasan untuk membantu pendidikan anak-anak miskin di Sierra Loene.

"Senang sekali saya dan keluarga ada di sini. Saya bukan bintang karena orangtuaku mengajari untuk tetap rendah hati, itulah kenapa saya di sini hari ini," kata Rudiger saat membuka yayasannya itu.

Dalam kesempatan itu ia mendonasikan USD 40.000 euro dan USD2.000 hasil lelang kaus Chelsea bernomor 2 miliknya.

5. Sisihkan bonus Piala Dunia 2022 untuk bantu operasi 

Melalui Yayasan Big Shoes, Rudiger juga membantu anak-anak di Sierra Leone untuk menjalani operasi akibat cacat kaki bawaan.

Dalam unggahannya di Instagram, Rudiger mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya sehingga anak-anak dengan cacat bawaan tersebut dapat menjalani operasi.

"Terima kasih banyak kepada seluruh keluarga @BigShoe dan semua dokter yang terlibat untuk memungkinkan hal ini terjadi lagi di Sierra Leone," ucapnya.

"Berdoa untuk anak-anak ini agar mereka dapat hidup lebih baik lagi setelah operasi mereka."[]

  

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.