AKURAT.CO, Pemain berkebangsaan Italia, Roberto Baggio adalah salah satu pesepakbola yang berpindah agama. Sejumlah klub Italia sudah dibelanya seperti Vicenza, Fiorentina, Juventus, AC Milan, Bologna, Inter Milan dan terakhir berlabuh di Brescia.
Lahir di Caldogno, Italia dan dibesarkan dari keluarga Katolik, Baggio sejak kecil sudah memeluk agama tersebut. Memang Italia terkenal dengan mayoritas penduduk yang menganut agama Katolik. Hidup di mayoritas Katolik, pria yang identik dengan kuncir rambutnya itu berani untuk mengubah keyakinanya dari Katolik ke Buddha.
Pengalaman hidup yang berliku membuat Baggio mengubah jalan hidupnya untuk pindah keyakinan. Baggio mengalami perpindahan keyakinan agama pada tahun 1987. Pada masa itu, Baggio mengalami cedera yang membuatnya sering masuk ruang operasi.
Dirinya juga turut mendapat hujatan dari banyak media terutama di Italia saat Baggio gagal mengeksekusi tendangan penalti di Final Piala Dunia 1994 kala berjumpa Brasil. Hal tersebut membuat Italia gagal merengkuh juara dan Baggio kembali menjadi sorotan publik Italia sebagai sumber kegagalan negaranya.
Pasca kejadian itu Baggio kerap kali melakukan meditasi untuk menenangkan dirinya dari hujatan dan degradasi kehidupan yang dialaminya. Il Divin Codino - julukan Baggio - dikabarkan banyak mengisi waktu luang dengan membaca sejumlah buku ajaran dari agama Buddha. Pada saat itu dirinya tertarik dan memeluk agama Buddha.
Melansir dari Pandit Football, keinginan Baggio memeluk agama Buddha mendapat protes keras dari keluarganya, yang menganut ajaran Katolik. Namun pihak keluarga akhirnya luluh dan menerima pilihannya itu. Menurut dirinya ajaran Buddha telah memberikan ketenangan dalam hidupnya.
Saat manusia terlahir ke dunia, kita telah diberi kesempatan dengan memeluk agama yang diyakini oleh orang tua kita atau agama turunan. Akan tetapi dengan berkembangnya usia serta pengalaman hidup yang kita hadapi. Kita seperti mendapat pengetahuan baru dan bebas memutuskan jalan mana yang kita pilih bahkan agama sekalipun.
Meski mendapat kecaman dari sejumlah pihak, Roberto Baggio tetap berpegang teguh dengan agama Buddha. Itulah jalan hidup yang dipilihnya, dia tetap tidak bisa disalahkan karena berpindah keyakinan adalah hak semua manusia di dunia.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 3Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 4Timnas Indonesia U-17 Putri Selangkah Lagi ke Piala Asia 2027, Anya Gabriella Ingatkan Laga Krusial
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 7Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 8Jadwal BRI Liga 1 Pekan Ini Lengkap dengan Live Streaming, Ada Persib vs Dewa United
- 9Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi
- 10Pertemuan Prabowo dan El-Sisi Hasilkan Empat Kesepakatan Kerja Sama, Mulai Statistik hingga Kelautan





