Akurat

Erick Thohir Bantah Jual Saham Inter Milan Demi Kampanye Capres

Khaerul S | 28 Januari 2019, 07:00 WIB
Erick Thohir Bantah Jual Saham Inter Milan Demi Kampanye Capres

AKURAT.CO, Mantan Presiden Inter Milan, Erick Thohir menegaskan penjualan saham klub raksaa Serie A Italia miliknya sebesar 31,05 persen tidak ada kaitannya dengan biaya kampanye Jokowi-Ma'ruf. Pasalnya, keputusannya menjual saham murni karena perhitungan bisnis.

Ditemui usai silaturahmi dengan Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo di rumah dinas Loji Gandrung, Sriwedari, Laweyan, Solo, Jawa Tengah, Minggu (27/1), Erick memaparkan penjualan saham Inter Milan sudah sesuai prosedur.

Ia mengungkapkan saat dipercaya Mosimo Morrati masuk ke Inter Milan ia sudah memberikan yang terbaik dan pada 2016 saat Suning group masuk ke Inter Milan, ada perjanjian tertulis yang intinya sewaktu-waktu saham 31,05 persen ini bisa dijual semua.

Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf ini memang menjual sahamnya di Inter Milan kepada perusahaan investasi asal China berbasis di Hong Kong, LionRock Capital

"Kita sama-sama sepakat. Kebetulan ada yang mau hingga akhir saya lepas saham. Dan saat itu kan saya sudah mundur dari presiden Inter Milan dan dapat tugas jadi Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf Amin," kata Erick

Keputusan itu, lanjutnya dirasa tepat. Mengingat semenjak dipercaya menangani Asian Games hingga menjadi Ketua TKN ia memang tidak sempat lagi pergi ke Italia maupun Amerika. Dan hingga April mendatang pihaknya masih akan fokus ke politik.

"Kan kasihan kalau Inter Milan dipakai dalam tanda kutip ada hubungannya dengan politik dan saya memang mau fokus dulu dengan TKN," ujarnya.

Sedangkan soal dana kampanye, sebagai Ketua TKN, ia mengakui ikut menyumbang dan menggalang dana, namun tak lantas hal itu menjadi alasan ia melepas saham Inter Milan.

"Kan saya tidak mencalonkan, beda dengan Mas Sandi yang memang maju cawapres. Dia jual aset ya memang sebagai cawapres ya wajibnya begitu (untuk biaya kampanye). Kalau saya kan jual saham kepentingannya beda. Murni bisnis saja dan secara investasi saya rasa tepat," kata dia.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Khaerul S
A