Diduga Lakukan Malpraktik, Presiden FIFA Diselidiki Komite Etik

AKURAT.CO, Setelah Sepp Blatter dan Michel Platini, kini Presiden FIFA, Gianni Infantino, tersangkut persoalan etik. Saat ini, Infantino disebut sedang berada dalam penyelidikan Komite Etik FIFA dengan dugaan melakukan malpraktik.
Jaksa penuntut asal Swiss yang juga ketua Divisi Investigasi Komite Etik FIFA, Cornel Borbely, telah memulai pemeriksaan terhadap Infantino dan Sekretaris Jenderalnya, Fatma Samoura.
The Guardian menulis Infantino dituduh melakukan “malpraktik ketika dia mengorganisir penggantian mendadak komite eksekutif dan para anggota bulan lalu.“
Tuduhan ini diarahkan pada dugaan tindakan yang dilakukan Infantino untuk mempengaruhi pemilihan presiden Konfederasi Sepakbola Afrika (CAF), Maret silam. Infantino dianggap membantu kemenangan Ahmad Ahmad asal Madagaskar untuk posisi Presiden CAF.
Infantino dan Samoura diduga melakukan sejumlah pertemuan pribadi dengan Ahmad Ahmad. Salah satu pembicaraannya adalah rencana untuk mengakselerasi pembayaran dana pembangunan FIFA untuk CAF jika Ahmad terpilih sebagai presiden.
Rumor yang beredar adalah Infantino melakukan ini karena dia tidak mendapat dukungan dari pesaing Ahmad asal Kamerun, Issa Hayatou, pada pemilihan Presiden FIFA tahun lalu. Sebelum digantikan Ahmad, Hayatou memegang tampuk kepresidenan CAF selama 29 tahun.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.





