IMS Hadirkan JBL Stage di Java Jazz Festival 2026

AKURAT.CO Ada sesuatu yang berbeda ketika ribuan orang menyanyikan lagu favorit mereka secara bersamaan. Bukan hanya energi yang terasa di udara, tetapi juga bagaimana setiap nada, setiap instrumen, dan setiap suara dapat terdengar utuh hingga ke barisan penonton paling belakang.
Di balik pengalaman tersebut, ada teknologi audio yang bekerja tanpa banyak terlihat, namun menjadi bagian penting yang menentukan kualitas sebuah pertunjukan.
Baca Juga: Libur Panjang ke PIK dan PIK2, Ada Java Jazz hingga Pertunjukan Tepi Laut
Pengalaman itulah yang kembali dihadirkan oleh PT Inti Megah Swara (IMS Indonesia) melalui kehadiran JBL Professional di Java Jazz Festival 2026.
Berlangsung pada 29–31 Mei 2026 di NICE PIK 2, Jakarta, JBL Professional menjadi sistem audio utama yang digunakan di JBL Stage, salah satu panggung yang menghadirkan berbagai penampilan musisi lintas genre selama tiga hari penyelenggaraan festival.
Sebagai distributor resmi JBL Professional di Indonesia, IMS terus berkomitmen menghadirkan solusi audio kelas dunia untuk berbagai kebutuhan, termasuk konser, festival musik, rumah ibadah, venue hiburan, hingga instalasi profesional.
Kehadiran JBL Professional di Java Jazz Festival 2026 menjadi salah satu bentuk nyata bagaimana teknologi audio profesional dapat memberikan pengalaman yang lebih dekat antara musisi dan penikmat musik.
Dalam pelaksanaannya, IMS juga menggandeng DariaPro sebagai production partner yang berperan penting dalam proses perencanaan, instalasi, hingga operasional sistem selama festival berlangsung.
Kolaborasi antara IMS dan DariaPro memastikan setiap perangkat dapat bekerja secara optimal untuk memenuhi kebutuhan teknis sebuah festival musik berskala internasional seperti Java Jazz Festival.
Sepanjang tiga hari penyelenggaraan, JBL Stage menjadi rumah bagi berbagai musisi dari tanah air hingga mancanegara yang menyajikan beragam karakter musik. Tantangan inilah yang menuntut sistem audio berkinerja tinggi, mampu mereproduksi suara secara akurat, serta konsisten dalam cakupan suara di seluruh area penonton.
Dengan dukungan teknologi line array JBL Professional dan sistem amplifikasi dari Crown, setiap pertunjukan dapat tersampaikan dengan detail yang tetap terjaga tanpa menghilangkan energi khas pertunjukan live.
Tidak hanya menghadirkan kualitas suara untuk area audiens, perhatian juga diberikan pada kebutuhan para performer di atas panggung. Sistem monitor yang digunakan memungkinkan musisi mendengar performa mereka secara jelas dan presisi, sehingga membantu menjaga kualitas permainan selama pertunjukan berlangsung. Sementara itu, dukungan sistem pencahayaan profesional turut memperkuat atmosfer setiap penampilan dan memberikan pengalaman visual yang selaras dengan kualitas audio yang dihadirkan.
Baca Juga: Jangan Lupa Beli Tiket Special Show dengan Kartu Kredit BNI di BNI Java Jazz Festival 2025
Bagi IMS, keterlibatan dalam Java Jazz Festival bukan sekadar menghadirkan perangkat audio profesional, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menunjukkan bagaimana teknologi dapat mendukung kreativitas para musisi dan menciptakan pengalaman yang lebih berkesan bagi para penonton.
Festival musik selalu menjadi ruang bertemunya berbagai emosi, cerita, dan ekspresi. Di situlah peran teknologi audio profesional menjadi sangat penting, memastikan setiap pesan yang ingin disampaikan oleh musisi dapat diterima dengan baik oleh audiens.
Melalui kolaborasi bersama Java Jazz Festival 2026 dan DariaPro, IMS berharap semakin banyak pelaku industri kreatif, event organizer, hingga audio profesional di Indonesia dapat melihat secara langsung kapabilitas solusi JBL Professional dalam mendukung berbagai kebutuhan pertunjukan berskala besar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 2Soal Gugatan Syarat Pendidikan Gibran ke MK, Margarito Kamis: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- 3Setelah 'Cabut' dari Timnas Portugal, Masa Depan Cristiano Ronaldo dalam Ketidakpastian
- 4Trump Siapkan Tambahan 10.000 Pasukan AS ke Timur Tengah, Senator Desak Kongres Hentikan Dana Perang Iran
- 5Prediksi Belgia vs Turki 3 Oktober 2026: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 6Asian Games: Indonesia Berpeluang Raih 5 Emas Besok, Padel Salah Satunya!
- 7Moto3 Jepang: Tanpa Alasan! Hiroshi Aoyama Tuntut Veda Ega Pratama dan Zen Mitani All Out di 'Kandang'
- 8Dokumen Pendidikan Gibran Dilaporkan ke Bareskrim, Keaslian Syarat Cawapres 2024 Jadi Sorotan
- 9Rocky Gerung Minta Buruh Kawal RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, Jangan Mundur jika Berhadapan Kekuasaan
- 10Hanya Kompromi Politik, Fahri Hamzah Tantang DPR Tetapkan Ambang Batas Parlemen Nol atau 20 Persen








