AKURAT.CO, Stand Up Komedi kini masih menjadi salah satu hiburan yang dicari masyarakat.
Bahkan kini, Stand Up Komedi menjadi salah satu acara hiburan di panggung kafe.
Salah satunya yang dilakukan komunitas Stand Up Indo Jakarta Selatan. Beberapa perwakilannya tampil di Kopi Bajawa Flores NTT yang berada di Jl. Tebet Timur Dalam Raya No.37, Tebet, Jakarta Selatan,
Nuril Jigur, salah satu perwakilan Stand Up Indo Jakarta Selatan mengungkapkan awal mula dirinya tergabung dalam komunitas yang kini miliki kurang lebih 5 ribu followers di instagram.
Nuril menyebut bahwa dirinya sempat tampil saat masih duduk di bangku sekolah SMA. Sejak saat itu, dirinya mulai menyukai stand up komedi.
“Gua itu gabung di komunitas jaksel dari tahun 2018, jadi awalnya dulu masih sekolah SMA gua suka standup. Bukan suka juga sih jadi dulu pernah nyobain standup di sekolah gua dan waktu itu di sekolah gua ada lomba kaya standup gitu, saat itu gua belum gabung komunitasnya,” ujar Nuril saat ditemui sebelum tampil di Kopi Bajawa Flores NTT kepada AKURAT.CO Jum’at (7/10).
“Nah pas gua coba standup, terus lucu akhirnya disaranin sama temen buat gabung ke komunitas standup Jakarta Selatan. Akhirnya gua cari info seputaran stand up, di twitter, di instagram, terus akhirnya ketemu komunitas terus kita dateng ke latihannya atau ke open micnya dari situ gua mulai gabung ke standup komedi Jakarta Selatan,” katanya menambahkan.
Nuril juga mengaku dirinya sudah sempat tampil dilayar kaca hingga tampil dalam kanal youtube Abdel.
“Kalau untuk SUCI SUCA itu belum tapi kalau gua udah pernah waktu itu standup milenial di RTV, terus di beberapa chanel YouTube juga udah kaya di chanel YouTubenya kang abdel,” tuturnya.
Kopi Bajawa Flores NTT sendiri merupakan salah satu tempat tongkrongan, yang juga menjadi salah satu perkumpulan warga Flores yang merantau di Jakarta.
Kopi Bajawa menawarkan suasana kopi yang berbeda dengan yang lain, yakni para pengunjungnya akan dibawa dalam nuansa khas Flores dan disuguhkan beberapa kain cantik dari daerah tersebut.
Tak hanya hard selling saja, kedai kopi ini dikabarkan menyisihkan 20% profit pendapatannya untuk mendukung anak-anak yang berada di Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam menempuh pendidikan dan kehidupan yang lebih baik.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T




