AKURAT.CO Ricko Murry, anak sulung drumer band legendaris Koes Plus, Murry, sedang mempersiapkan konser 50 Tahun Koes Plus tahun ini. Sesuai tahun peringatan, acara ini akan diramaikan sebanyak 50 band pelestari Koes Plus dari seluruh Indonesia.
“Kami akan menghadirkan 50 band pelestari Koes Plus dari seluruh Indonesia untuk tampil bergantian membawakan lagu Koes Plus,” kata Rico Murry dalam percakapan dengan AKURAT.CO baru-baru ini.
Acara yang masih digodog waktu dan konsep detailnya itu, menurut Rico, akan dicatat oleh Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai pertunjukan band terbanyak. Dan setiap penampil tidak boleh membawakan lagu yang sama karena terdapat 1300-an lagu Koes Plus yang dapat dipilih.
Untuk semacam percobaan acara itu, menurut Rico, awal Februari lalu dia bersama band pelestari Koes Plus menggelar acara mengenang wafatnya drummer Koes Plus, Murry. Dalam acara ini ikut meramaikan 27 grup band pelestari Koes Plus dari berbagai daerah.
Peminat acara itu, kata Rico, membludag tapi panitia membatasi hanya sampai 27 peserta karena pertimbangan waktu. Mereka bergiliran naik panggung dengan masing-masing membawakan tiga lagu Koes Plus.
Dengan melihat animo ini, Rico yakin, acara 50 Tahun Koes Plus Bermusik nanti akan lebih ramai. Pasalnya, band Koes Plus sudah memiliki tempat tersendiri di hati fansnya yang rata-rata sekarang telah berusia 50-an tahun.
Bapak dan kakek yang baik
Mengenang sosok ayahnya, Rico mengatakan, Mury adalah seorang yang penyabar dan penyanyang terhadap istri, anak, dan cucu-cucunya.
“Dia Bapak yang baik, suami yang baik, dan kakek yang baik,” tegas ayah dua anak berusia 45 tahun itu.
Sikap rendah hati Murry, cerita Rico, juga dirasakan para penggemar Keos Plus. Mereka yang pernah bertemu Murry walau hanya sekali akan menddapatkan kesan yang baik.
“Kalau kami bikin acara pasti meriah. Pribadi Bapak yang luar biasa membuat mereka yang pernah sekali saja ketemu, tanggapannya luar biasa,” tutur Rico.
Rico menyatakan tekadnya untuk melanjutkan cita-cita ayahnya untuk terus membesarkan nama Koes Plus lewat berbagai acara bersama para fansnya.
Murry yang nama aslinya Kasmuri, lahir di Jember, Jawa Timur, 19 Juni 1949. Dia wafat wafat pada 1 Februari 2014 di Bekasi, Jawa Barat. Kehebatan Murry sebagai drumer, menurut catatan Seno Supono, seorang wartawan musik yang mengikuti perjalanan grup band Koes Plus, dia tidak hanya sekedar pelengkap di grup Koes Plus.
“Dia sudah menjadi plus plusnya Koes. Artinya peran Murry sangat strategis di Koes Plus. Permainan drumnya full power dan kaya rofel. Bahkan kadang mengeluarkan bunyi -bunyian aneh namun tetap enak didengar,” katanya.
Dia mencontohkan, Murry berinovasi dengan memodifikasi kaleng untuk memperkaya suara, sebagaimana terdengar dalam lagu Bersama Lagi di album Koes Plus 78.
Sedangkan dalam lagu Nusantara V pada album Koes Plus Volume 11, Murry menunjukkan keterampilan luar biasa, tambah Seno. Dia mampu memukul drum seperti anak-anak anak bermain tetabuhan (klothek an, bahasa Jawa) di gardu RW.
“Sehingga suara yang dihasilkan terasa antik, renyah, gurih, rancak dan indah karena kaya harmoni,” paparnya.
Murry bergabung dengan Koes Plus sejak band itu berdiri pada 1969 sampai berhenti pada 2004. Meskipun sebagai drummer, dari sekitar 1300-an lagu yang termuat dalam 100-an album Koes Plus, Murry menciptakan dan ikut menyanyikan lagu yang cukup hit, seperti Cubit-Cubitan, Janjimu, Hidup Tanpa Cinta, Doa Suciku, Bertemu dan Berpisah, Desember, Masa Muda, Mobil Tua, Pelangi dan Bujangan.
Dari pernikahannya dengan Vero, Murry dikarunia empat anak yaitu Rico Murry, Riske Murry, Anggi Risti, Rizzy Murry. Dari anak-anaknya ini Murry dihadiahi cucu sebanyak enam orang.
Sebagai anak tertua yang melanjutkan profesi ayahnya menjadi drummer, Rico yang belakangan terjun ke politik sebagai caleg DPRD dari Dapil IV Kota Bekasi, berpesan kepada seluruh fans Koes Plus dan Murry untuk tetap bersatu.
“Apapun komunitas, agama, partai, dan latar belakang lainnya yang dimiliki fans Koes Plus, pesan saya, mari tetap bersatu,” pinta Rico. []
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 3Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 4Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 5Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 6Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 7Kalender Jawa 2 Oktober 2026: Watak Weton Jumat Pahing Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 8Tanpa Sponsor 'Palsu' Rp19,69 Triliun, Manchester City Mungkin Tanpa Aguero dan Silva
- 9Anak Usaha Lyman Group Urus HGB Kota Baru Parahyangan ke ATR/BPN, KPK Dalami Setorannya
- 10KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid di Kasus ATR/BPN, Dalami Alur Setoran hingga Pusat


