AKURAT.CO, Komedi saat ini sangatlah rentan menjadi perselisihan di antara sesamanya. Mereka kerap membuka aib satu sama lain demi ditertawakan dan mendapatkan tepuk tangan dari para penonton.
Aktor legendaris Zainal Abidin Zetta, atau yang kerap dipanggil Diding Boneng menyalahkan candaan itu. Baginya, komedi bukan hanya perkara membuat orang lain tertawa. Komedi yang baik adalah komedi yang dipikirkan dahulu sebelum ditampilkan kepada khalayak luas.
"Komedi cara itu salah. Komedi itu adanya di otak," ucap Diding kepada Endra Prakoso dari AKURAT.CO di Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta, Jumat (20/4).
Menurutnya, tugas komedian adalah mengacak-acak imajinasi seseorang agar dia bisa tertawa. Namun, beda dengan saat ini. Diding beranggapan bahwa komedi saat ini tak berilmu. Mereka hanya menahan rasa malunya saja ketika di bully secara verbal dan dibuka aibnya.
"Komedian sekarang nggak berilmu, cuma tahan malu doang. Pelawak sekarang itu nggak ngerti apa senjatanya," ujar Didin sambil berjalan untuk menemui grup teaternya.
"Komedian itu ada yang kekuatannya dari gestur, dialog dan situasi. Karena ga ngerti itu, mereka jadi saling bully, ngancurin properti," sambungnya.
Jika ingin menjadi pelawak yang profesional, mereka harus mengerti aturan-aturan tersebut. Jika tidak, maka itu keluar dari esensi pelawak itu sendiri.
Diding pun membandingkan dengan lawakan jaman dulu. Ia mencoba mencontohkan dengan tokoh pelawak Charlie Caplin dan Mr Bean.
Kendati tak ada sesuatu yang diucapkan, setiap hal yang dilakukannya akan selalu menggelitik para penonton. Selain naskah yang matang, cara mainnya pun sangat dipikirkan oleh para pamerannya.
Oleh sebab itu, Diding menyatakan bahwa komedi saat ini terlalu dipaksakan. Baginya, itu bukanlah sebuah komedi.
Diding mengatakan, komedi adalah cerminan bangsa. Apalagi Indonesia, yang dikenal ramah orangnya dan sangat berbudaya. Dengan adanya komedi yang tak baik, ini mencoreng sebuah bangsa.
"Komedi itu cermin dari bangsa. Nah diliat dari komedinya gini kan berarti kacau. Saya ngeliat komedi sekarang ga ada yang berkualitas," pungkas pria 68 tahun tersebut.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 8Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK


