Akurat Logo

Tayang di Netflix! Ini Sinopsis Film Uprising yang Mengangkat Tema Sejarah

Shalli Syartiqa | 15 Oktober 2024, 23:19 WIB
Tayang di Netflix! Ini Sinopsis Film Uprising yang Mengangkat Tema Sejarah

AKURAT.CO Uprising, film Korea Selatan yang memiliki subtitle bahasa Indonesia telah ditayangkan di Netflix sejak 11 Oktober 2024.

Film Uprising orisinal Netflix ini disutradarai oleh Kim Sang Min, dengan naskah yang ditulis oleh Park Chan Wook, Shin Chul, dan Kim Sang Man.

Film ini mengangkat tema sejarah yang berlatar belakang invasi Jepang ke Korea pada akhir abad ke-16, khususnya selama era Dinasti Joseon.

Dikutip dari berbagai sumber, Selasa (15/10/2024), berikut sinopsis film Uprising yang telah tayang di Netflix.

Sinopsis film Uprising

Film Uprising berlatar belakang di akhir abad ke-16, pada masa perang di Dinasti Joseon.

Ceritanya berfokus pada dua sahabat, Yi Jong Ryeo dan Cheon Young, yang tumbuh bersama meskipun berasal dari latar belakang dan nasib yang berbeda.

Jong Ryeo adalah putra tunggal dari keluarga militer terkuat di Kerajaan Joseon, sedangkan Cheon Young adalah pelayan yang telah bersamanya sejak kecil.

Baca Juga: Viral di Medsos! Detik-detik Olivia Rodrigo Jatuh ke Lubang Panggung Saat Tampil di Australia

Meski berasal dari golongan sosial yang berbeda, keduanya memiliki kedekatan yang sangat erat, layaknya saudara.

Seiring waktu, keduanya tumbuh dewasa, dengan Jong Ryeo menjadi anggota militer kerajaan untuk melanjutkan tradisi keluarganya sementara Cheon Young berkembang menjadi seorang pendekar pedang yang tangguh, meski tetap berstatus sebagai pelayan.

Sementara itu, kerajaan menghadapi ancaman keruntuhan akibat invasi besar-besaran oleh Jepang.

Dalam situasi yang kacau, Raja Seonjo yang digambarkan sebagai penguasa yang lemah memilih untuk melarikan diri ke utara, meninggalkan rakyatnya yang menderita akibat penjajahan.

Di tengah kondisi genting tersebut, kelompok pemberontak muncul terdiri dari orang-orang yang bersedia mengorbankan nyawa untuk melawan penjajah dan mempertahankan tanah air.

Namun, Raja Seonjo malah menuduh mereka sebagai pengkhianat.

Konflik ini tidak hanya terjadi di medan perang, tetapi juga di dalam hati Jong Ryeo dan Cheon Young.

Jong Ryeo yang setia kepada keluarganya dan kerajaan memilih untuk berdiri di pihak Raja Seonjo, sementara Cheon Young yang terikat pada nilai keadilan dan perjuangan untuk rakyat, memutuskan untuk bergabung dengan pasukan pemberontak.

Persahabatan masa kecil mereka berbalik menjadi permusuhan, menjadikan pertemuan mereka di medan perang sebagai lawan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.