Bangkitkan Industri Musik, SRN Entertainment dan Gekrafs Bangun Kerjasama
AKURAT.CO, Gekrafs sepertinya masih terus akan bergerak untuk menghidupkan kembali industri musik tanah air setelah terdampak pandemi Covid-19 selama kurang lebih 2 tahun.
Maka itu, Gekrafs bekerjasama dengan SRN Entertainment menggelar event 'Belajar Bersama' dikawasan Teras Kota, Tangerang Selatan Minggu (27/3).
Acara ini digarap dengan menghadirkan secara langsung pembicara yang memang sudah berpengalaman dibidangnya masing-masing. Pembicara-pembicara tersebut antara lain, Anes Rembes (Creator Belajar Bersama), Opa Jahja (VP Production SRN Entertainment), Pika Iskandar (Head Musik Of Loopby SRN Entertainment), Umaru Takaeda (Ketua Divisi Proyeksi Talenta di bidang II DPP Gekrafs), JaluTP dan Friedy Wijaya.
Kehadiran para pembicara yang berpengalaman diharapkan dapat membuka pemikiran dan menyatukan energi untuk menjadikan musik Indonesia bergairah kembali.
Menurut Sonya Laoh Mendes selaku CEO SRN Entertainment dengan adanya kegiatan 'Belajar Bersama' diharapkan dapat menumbuhkan minat para musisi-musisi yang ada di Indonesia.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sebuah jembatan untuk pencarian bakat lewat Suara Musik Indonesia yang akan diadakan di 20 kota di Indonesia ke depannya.
“SRN Entertainment dan Gekrafs ingin mengajak para composer- composer di Indonesia untuk membuat karya-karya yang baik, karya bagus yang nantinya akan di ekspose. Karya terbaik akandinyanyikan oleh artis-artis terkenal. Melalui Suara Musik Indonesia, kita akan menyalurkan dan mendistribusikan lagu-lagunya ke digital platform,” ujarnya.
Umara Takaeda selaku Ketua Divisi Proyeksi Talenta di bidang II DPP Gekrafs juga sangat mendukung dengan adanya kolaborasi yang terbentuk dari semua pihak.
Adanya kegiatan 'Belajar Bersama' ini akan membuat suatu awareness yang luas, bahkan akan membuat pengalaman-pengalaman baru yang mungkin bisa menjadi salah satu tools yang baru dan menjadi inspirasi untuk ke depannya.
“Kita sangat mendukung sekali, teman - teman yang ada di Gekrafs musisi -musisi yang memang sudah 10 tahun ke atas di bidang industri musik. Jadi otomatis kita memang sangat support sekali buat musik Indonesia," tuturnya.
"Banyak hal yang kita rasa dahulu itu tidak mungkin untuk dilakukan, sekarang mungkin. Zaman sekarang ini kita tidak bisa pakai sistem yang dahulu, tapi kita berkaca dan belajar dari sistem yang dahulu, akhirnya saat ini kita mencoba untuk membuat sistem yang baru,” sambungnya.
Anes Rembes selaku Creator Belajar Bersama juga mengungkapkan industri musik tanah air saat ini sedang dalam perkembangan lagi. Menurutnya, untuk mengupayakan berkembangnya industri musik dibutuhkan nutrisi baru.
“Permusikan sekarang ini memang lagi bergeliat, cuma memang kita perlu nutrisi-nutrisi yang baru supaya mereka lebih tumbuh lagi, berkembang lagi, up skill lagi. Dengan adanya SRN Entertainment dan juga Gekrafs ini tidak hanya sekadar menciptakan suatu event atau lagu atau kreatif tapi benar-benar berkembang dan saling kolaborasi. Intinya action aja, berbuat aja, biar alamsemestayang mengkurasi,” ujar Anes Rembes.
Dalam membuat sebuah karya baik digital, elektronik, maupun off air ditentukan dengan konsep yang baik, ide yang baik agar berjalan dengan baik.
“Saya selalu membuat hashtag, setiap saya bikin program. Saat meeting, di sosial media, selalu ada hashtag yaitu kebersamaan. Hashtag kedua, bekerja dengan hati. Mudah-mudahan semua memiliki itu, pasti yang tadinya terjadi kisi-kisi, kembali lagi pasti akan menuju ke sana (arah yang baik),” pungkas Opa Jahja selaku VP Production SRN Entertainment.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK




