Jennie BLACKPINK Jadi Sorotan di Tengah Seruan Boikot Adidas

AKURAT.CO Jennie BLACKPINK ikut menjadi sorotan setelah sejumlah penggemar internasional menyerukan boikot Adidas.
Mereka meminta Jennie mempertimbangkan kembali kerja samanya dengan merek tersebut di tengah kontroversi kampanye Adidas di Israel.
Baca Juga: Bukan Sekadar Comeback, Jennie Siapkan EP Baru Setelah Keliling Festival Dunia
Jennie tidak terlibat langsung dalam kampanye yang dipermasalahkan. Namun, unggahan terkait kolaborasinya dengan Adidas ramai dibanjiri komentar protes dan tagar #BoycottAdidas.
Berawal dari Kampanye Adidas Israel
Kontroversi bermula dari kampanye Adidas Israel yang menawarkan layanan pembelian satu sepatu bagi penyandang disabilitas yang hanya membutuhkan satu sepatu.
Kampanye tersebut menampilkan beberapa atlet, termasuk Shalev Biton, mantan anggota IDF yang kehilangan satu kakinya pada 2021.
Kemunculannya menuai kritik dari aktivis pro-Palestina hingga memicu seruan boikot Adidas di media sosial.
Jennie Ikut Terseret
Karena memiliki kerja sama dengan Adidas, nama Jennie kemudian ikut terseret. Sejumlah netizen meminta pelantun BLACKPINK tersebut menjauh dari Adidas, meski kontroversi tidak berkaitan langsung dengan dirinya.
Adidas telah meminta maaf dan menjelaskan bahwa kampanye tersebut merupakan inisiatif tim lokal di Israel, bukan kampanye global dari kantor pusat.
Baru Rilis Kolaborasi dengan Adidas
Sorotan terhadap Jennie muncul tak lama setelah ia meluncurkan adidas Originals by JENNIE. Dalam kolaborasi ini, Jennie tak hanya menjadi model, tetapi juga terlibat dalam proses desain.
Baca Juga: Jennie BLACKPINK Akhirnya Buka Suara soal Kontroversi Ulang Tahun ke-10
Koleksi tersebut mulai dijual secara global pada 1 September 2026. Hingga kini, belum ada pernyataan dari Jennie atau OA Entertainment mengenai penghentian kerja sama dengan Adidas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 7Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai







