Social Qutient & Happy Hearts Indonesia Soroti Peran Perempuan di Hari Kartini 2026 Lewat Leadership & Liberation in Heels

AKURAT.CO, Dalam rangka memperingati Hari Kartini 2026, Social Quotient Indonesia bekerja sama dengan Happy Hearts Indonesia sukses menyelenggarakan Leadership & Liberation in Heels di Kuningan City Ballroom, Jakarta, pada Rabu (29/4/2026).
Mengusung tema Women in Focus, forum ini menjadi ruang dialog lintas sektor yang menempatkan perempuan sebagai pusat pembahasan di tengah dinamika sosial dan profesional yang terus berkembang.
Acara ini mengangkat berbagai diskusi penting mengenai kepemimpinan perempuan, pemberdayaan, serta ekspresi diri di era modern.
Baca Juga: Semangat Kartini di IDSurvey: Maheswari Sisterhood Day 2026 Perkuat Kolaborasi Perempuan
Lebih dari sekadar wadah berbagi pengalaman, forum ini juga menjadi ruang reflektif untuk menelaah tantangan nyata yang dihadapi perempuan, mulai dari akses terhadap pendidikan, hambatan struktural di dunia kerja, hingga tuntutan dalam menyeimbangkan kehidupan pribadi dan profesional.
Direktur Social Quotient, Manbir Chyle, menekankan pentingnya menciptakan ruang dialog yang inklusif dan terbuka.
“Kami ingin menghadirkan ruang yang tidak hanya merayakan pencapaian perempuan, tetapi juga mengakui kompleksitas tantangan yang mereka hadapi. Dari situ, dialog yang bermakna dapat berkembang menjadi kolaborasi yang konkret,” ujarnya.
Diskusi utama menghadirkan Yenny Wahid, Nurul Izzah Anwar, Uni Lubis, Nia Reviani dan Gita Sjahrir sebagai pembicara.
Yenny Wahid menyoroti pentingnya peran perempuan dalam mendorong toleransi dan inklusivitas di tengah perubahan sosial.
Nurul Izzah berbagi perspektif mengenai bagaimana pendidikan dan pengalaman pribadi membentuk kesadaran terhadap isu-isu perempuan.
Sementara itu, Gita Sjahrir membahas peran perempuan yang terus berkembang di berbagai sektor industri yang selama ini didominasi oleh laki-laki.
Sesi talk show interaktif berlangsung selama 60 menit dan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab bersama peserta.
Acara juga dimeriahkan dengan jamuan makan malam serta peragaan busana dari tiga desainer lokal, dengan hasil penjualan koleksi yang ditampilkan didedikasikan untuk mendukung program-program Happy Hearts Indonesia.
Ratusan tamu undangan turut hadir, termasuk kalangan eksekutif, perwakilan pemerintah, pimpinan sektor swasta, serta media.
Melalui forum ini, diharapkan diskusi mengenai isu perempuan tidak berhenti pada perayaan simbolik semata, tetapi berlanjut menjadi upaya kolektif yang berkelanjutan dalam mewujudkan masa depan yang lebih setara dan inklusif.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 2Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 3Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 4Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 5Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 6Bertarung di Korea Selatan Hingga Thailand, Klub Indonesia Tunjukkan Daya Saing di Asia
- 7John Herdman Terkejut dengan Standar Ekspektasi, Sebut Suporter Berharap Timnas Indonesia seperti Brasil
- 8Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 9Prabowo Instruksikan Percepatan Pembangunan 100 Kampung Nelayan, Target Beroperasi Akhir Tahun
- 10Amankan Investasi di Indonesia, Prabowo Anggap Semua Investor Saudara








