Bukan Adopsi, Nagita Slavina Ungkap Perannya Sebagai Foster Mom bagi Bayi Muhammad

AKURAT.CO Kabar mengenai kehadiran bayi laki-laki bernama Muhammad di kediaman Raffi Ahmad dan Nagita Slavina akhirnya menemui titik terang.
Setelah sempat memicu spekulasi netizen tentang penambahan anggota keluarga baru melalui adopsi, Nagita memberikan klarifikasi bahwa statusnya adalah sebagai pengasuh sementara atau foster mom.
Istri dari "Sultan Andara" ini menjelaskan bahwa keterlibatannya merupakan bentuk dukungan terhadap yayasan yang merawat bayi-bayi yang membutuhkan tempat singgah.
Baca Juga: Mau Kerja Bareng Raffi Ahmad-Nagita Slavina? RANS Kosmetika Buka Lowongan Nih!
Nagita mengungkapkan bahwa Muhammad bukanlah bayi pertama yang ia rawat dengan penuh kasih sayang di rumahnya.
Kecintaannya pada anak kecil menjadi alasan utama ia bersedia membuka pintu rumahnya bagi bayi-bayi yang sedang dalam proses transisi.
"Senang, memang suka bayi. Ini bayi kesekian yang dititipkan," ujar Nagita Slavina, dikutip dari unggahan akun Instagram @fyp_trans7, Jumat (20/3/2026).
Alasan logistik menjadi faktor utama mengapa bayi tersebut berada di bawah pengawasannya.
Mengingat lokasi yayasan yang berada di luar kota, bayi-bayi yang lahir di Jakarta memerlukan tempat tinggal yang layak sebelum dokumen dan kondisi mereka siap untuk diberangkatkan.
"Sebenarnya bayi-bayi ini diserahkan ke yayasan, dan aku bertindak sebagai foster mom-nya untuk beberapa bulan," jelas ibu dari Rafathar dan Rayyanza tersebut.
Nagita juga membeberkan detail prosedur yang ia jalani. Menurutnya, keberadaan bayi-bayi tersebut di rumahnya hanya bersifat sementara, biasanya dalam hitungan bulan, hingga mereka bisa dikirim ke lokasi yayasan yang dituju.
Baca Juga: Nagita Slavina Jadi Salah Satu Tamu Spesial di Konser 'Deadline' Blackpink
"Karena yayasannya di luar kota dan bayinya di Jakarta, jadi tidak bisa langsung terbang (dikirim). Harus ada tempat singgah dulu," tambah Nagita.
Terkait durasi waktu pengasuhan, Nagita menyebutkan bahwa masa tinggal bayi-bayi tersebut sangat bergantung pada kesiapan administrasi dan kondisi fisik sang bayi.
"Biasanya paling cepat sebulan, dua bulan, sampai tiga bulan dititipkan dulu," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 2Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 3Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 4Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 5Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 6Bertarung di Korea Selatan Hingga Thailand, Klub Indonesia Tunjukkan Daya Saing di Asia
- 7John Herdman Terkejut dengan Standar Ekspektasi, Sebut Suporter Berharap Timnas Indonesia seperti Brasil
- 8Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 9Prabowo Instruksikan Percepatan Pembangunan 100 Kampung Nelayan, Target Beroperasi Akhir Tahun
- 10Amankan Investasi di Indonesia, Prabowo Anggap Semua Investor Saudara







