Akurat Logo

Sempat Diancam Saat Konser Di Malaysia, Personel Band Radja Minta Perlindungan Ke Mabes Polri

| 14 Maret 2023, 13:55 WIB
Sempat Diancam Saat Konser Di Malaysia, Personel Band Radja Minta Perlindungan Ke Mabes Polri

AKURAT.CO Para personel Band Radja mengaku sempat mendapat ancaman pembunuhan saat tampil di sebuah konser di Johor Bahru, Malaysia, pada Sabtu (11/3/2023) malam. 

Sebelumnya, mereka mengaku telah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian Johor Bahru. Namun, para pelaku akhirnya dibebaskan karena telah membayar sejumlah uang jaminan. 

"Ada perbedaan hukum, kalau di sana mau mengancam atau ada kejadian apa pun yang berurusan dengan hukum, akan dilepas jika mereka mampu membayar jaminan," ujar vokalis Band Radja, Ian Kasela di Bareskrim Polri (13/3/2023) lalu.

Pahadal, menurut Ian, ancaman yang diterima kepada mereka sangat serius. Pasalnya, kedua pelaku tidak hanya membentak mereka, melainkan juga menyentuh fisik. 

Oleh karena itu, Ian bersama personel lainnya mendatangi Bareskrim guna meminta perlindungan dan bantuan atas kejadian tersebut. 

"Ya kami nggak bisa berbuat apa-apa, makanya koordinasi ngobrol coba sharing ke Mabes, berharap di sini bisa semacam memberikan perlindungan terhadap kami, anak-anak kami, dan istri kami. Kami khawatir pelaku bisa berbuat lebih lagi nanti," tuturnya. 

Sebelumnya, Ian menceritakan terkait dugaan ancaman yang diterimanya tersebut. 

"You mati, you orang Indonesia tidak boleh macem-macem di sini".Gua bilang, "Gua mau macem-macem apaan? Bro, apa yang gua perbuat sampai lo kayak gini? Apa yang gua lakuin"", jelas Ian Kasela. 

"Gua udah coba mau meredam, tapi badan gua didorong, gua mundur ke belakang, gua duduk," tambahnya. 

Hingga saat ini, belum diketahui pasti mengenai motif dari kejadian tersebut. Oleh karena itu, Ian dan rekan-rekannya telah mendatangi Bareskrim Polri agar dapat diberikan perlindungan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.