Sempat Vakum dari Dunia Hiburan, Cerita Aliando Jadi Korban Kriminal hingga Idap OCD

AKURAT.CO, Muhammad Ali Syarief atau yang dikenal dengan nama Aliando Syarief merupakan salah satu aktor muda yang namanya cukup populer di panggung hiburan tanah air. Namanya melejit setelah sukses memerankan tokoh Digo di sinetron 'Ganteng-Ganteng Serigala' yang tayang pada tahun 2014 lalu.
Namun, di tengah kariernya yang sedang naik daun, Aliando tiba-tiba menghilang dari panggung hiburan. Hal tersebut pun kemudian membuat publik merasa penasaran dengan apa yang sebenarnya terjadi pada Aliando.
Setelah beberapa tahun menjadi misteri, kini keputusan Aliando vakum dari dunia hiburan pun mulai terjawab. Hal tersebut terkuak setelah Aliando menceritakan apa yang sebenarnya terjadi pada dirinya selama ini, saat menjadi bintang tamu di kanal YouTube Ricky Cuaca, belum lama ini.
Dalam kesempatan tersebut, Aliando mengaku awalnya mundur dari dunia hiburan karena ingin mengatasi persoalan di balik layar.
"Pertama kenapa gua memilih untuk menghilang karena saat itu, awal-awal ngilang itu adalah memperbaiki problem yang ada di belakang layar," ujar Aliando, dikutip dari kanal YouTube Ricky Cuaca, Senin (29/8).
Aliando pun menyebut, ia akhirnya harus vakum dari dunia hiburan cukup lama, karena sakit Ovsessive Complusive Disorder (OCD).
"Selanjutnya menghilang lagi dikarenakan sakit OCD," lanjut Aliando.
Menurut Aliando, persoalan di balik layar yang cukup serius, membuatnya terpaksa undur diri dari dunia hiburan untuk sementara waktu.
"Jadi agar rumit di belakang (layar) sana. Jadi banyak hal yang harus diselesaikan. Karena udah mulai nggak stabil dan nggak seimbang," sambung Aliando.
Aliando pun menegaskan, jika ia terkena OCD bukan karena kariernya mulai meredup. Namun, menurut mantan kekasih Prilly Latuconsina ini, persoalan dalam hidupnya lah yang membuatnya ia terkena OCD.
"Jujur, sebenarnya bukan karena sakit OCD gua menghilang. OCD adalah dampak dari masalah ini. Ada lagi masalah," ungkap Aliando.
Menurut Aliando, ia sempat menjadi korban kasus kriminalitas di rumahnya, yang berujung ia terkena OCD.
"Jadi ada kasus kriminalitas yang terjadi di rumah gua. Habis itu terkena lah gua OCD," ujar Aliando.
Akibat OCD itu, Aliando pun mengaku banyak hal yang menimpa dirinya. Bahkan, ia mengaku sempat alami gangguan kejiwaan dalam dirinya.
"Terdampak (OCD) jadinya tuh kena ke dalam kewarasan diri gua. Jadi perasaannya terganggu," sambungnya.
Aliando kemudian menceritakan bagaimana dirinya menjadi korban kriminal. Menurutnya, ia tidak lapor polisi karena tidak ada bukti.
"Ada yang bilang, kok nggak lapor polisi? Coba berapa orang yang kena hipnotis terus bisa lapor polisi? Nggak ada. Bukan hipnotis lah, kena manipulasi, nggak ada. Karena nggak ada bukti," ungkap Aliando.
Menurut Aliando, ia menjadi korban kejahatan emosi. Ia pun mengungkapkan jika karena kejahatan itu, mentalnya pun sempat terganggu.
"Manipulasinya lebih ke psikis. Aku kan dijahatin, ada namanya emosional abuse. Nah di sana abuse-nya kena ke dalam mental gua," lanjutnya.
Lebih lanjut, menurut Aliando ia menjadi korban domestic abuse, di mana ia dipaksa bekerja untuk memperkaya orang lain.
"Bisa dibilang kasus gua ini hampir ada yang namanya domestic abuse. Domestik abuse itu kayak gua dipaksa bekerja untuk menduiti mereka. Kalau nggak, gua akan disiksa," terang Aliando.
Aliando pun menyebut, untuk sembuh dari OCD ia melakukan berbagai pengobatan dan terapi. Bahkan, ia tidak memungkiri sempat bermain di beberapa film dan sinetron untuk terapi sembuh dari OCD.
Tidak hanya itu, Aliando mengaku sempat kabur sendirian untuk mengontrol emosi yang tidak stabil.
"Gua (kabur) keliling Jawa. Sendirian keliling Jawa," ungkap Aliando.
Namun, kabar baiknya kini Aliando mengaku sudah 99 persen bisa sembuh dari OCD. Ia pun mengaku akan kembali terjun ke dunia hiburan untuk mengobati para penggemarnya. []
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 3Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 4Timnas Indonesia U-17 Putri Selangkah Lagi ke Piala Asia 2027, Anya Gabriella Ingatkan Laga Krusial
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Jadwal BRI Liga 1 Pekan Ini Lengkap dengan Live Streaming, Ada Persib vs Dewa United
- 7Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 8Tiba di Jakarta, Ryan Giggs Terkesan 'Kehebohan' Penggemar Sejak di Bandara
- 9Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi
- 10Pertemuan Prabowo dan El-Sisi Hasilkan Empat Kesepakatan Kerja Sama, Mulai Statistik hingga Kelautan


