AKURAT.CO, Mega bintang Bollywood, Shah Rukh Khan, mengaku jika dirinya tidak pernah melakukan kewajibannya sebagai seorang muslim yakni menunaikan salat. Namun, ia akhirnya memutuskan untuk salat setelah merasakan ujian yang begitu berat dalam hidupnya.
Dalam sebuah wawancara, Shah Rukh Khan menceritakan ujian itu terjadi pada 1990-an lalu, di mana kala itu ia merasa sangat sedih dan takut akan kehilangan sang ibunda tercinta, Lateef Fatima Khan, yang tengah berjuang melawan kanker. Apalagi sepuluh tahun sebelumnya, ia sudah kehilangan sang ayah, Mer Taj Mohammed Khan.
Ketika sedang menjalani proses syuting di Goa, Shah Rukh Khan mendapat kabar bahwa ibundanya terjatuh yang menyebabkan kakinya terluka. Aktor kawakan Bollywood itu sangat khawatir apalagi ibunya memiliki riwayat penyakit diabetes.
"Saya sedang syuting di Goa, dan dia menderita diabetes. Ketika saya kembali dari Goa, kakinya terluka, dan itu terus menyebar. Ketika dia dirawat di rumah sakit, dia menderita sepsis," kenang Shah Rukh Khan.
Ketika sang ibunda didiagnosis menderita sepsis, Shah Rukh Khan sempai terpukul. Apalagi sepsis merupakan infeksi yang bisa mengancam nyawa sang penderitanya akibat kegagalan fungsi organ.
Shah Rukh Khan selalu menangisi keadaan sang ibu yang tengah berjuang di ICU. Hingga ia tersadar dan memutuskan untuk berdoa pada Allah SWT dan dia pun akhirnya melakukan hal yang sebelumnya tidak pernah dilakukannya, yakni salat.
"Aku tidak siap jika dia mati. Saya tidak pernah salat, tetapi ketika dia berada di ICU, dan dia mengalami serangan pernapasan, saya pergi ke tempat parkir rumah sakit dan untuk pertama kalinya, saya salat. Saya (sempat) diberitahu (jika) salat 6000 kali maka dia tidak akan kesakitan," jelas Shah Rukh Khan.
Meskipun Shah Rukh Khan sudah berdoa dan memohon untuk kesembuhan ibunya, namun takdir berkata lain. Nyawa ibunya pun tidak dapat diselamatkan dan Shah Rukh Khan diberikan kesempatan oleh dokter untuk menemani sang ibunda hingga akhir hayatnya.
"Saya melakukannya (salat), dan dokter memberi tahu saya bahwa dia akan tiada. Saya memiliki keyakinan bahwa anda mati ketika anda puas dengan kehidupan," ungkapnya.
"Jadi saya turun dan mulai memberinya kekhawatiran, saya berkata saya tidak akan bahagia, dan mengatakan kepadanya bahwa saya akan menjadi orang jahat, menganiaya putrinya. Tapi dia memiliki tatapan yang indah di matanya, yang mengatakan, biarkan aku pergi, aku perlu istirahat, dan dia pun tiada," tukas Shah Rukh Khan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK




