5 Fakta Perseteruan Atalarik Syach dan Tsania Marwa, Jemput Anak sampai Disebut Penculik

AKURAT.CO Rumah tangga Atalarik Syach dan Tsania Marwa semakin memanas. Setelah resmi bercerai pada 2017 lalu, pasangan ini masih terus berseteru hingga saat ini. Tsania Marwa diketahui masih mempermasalahkan hak asuh anak.
Meski hampir empat tahun berlalu, perceraian Atalarik dan Tsania terus menyisakan berbagai persoalan. Berikut AKURAT.CO himpun deretan fakta perseteruan Atalarik Syach.
1. Gugatan Tsania Marwa terkait hak asuh anak
Resmi bercerai pada 15 Agustus 2017, Tsania Marwa kemudian menggugat hak asuh anak. Gugatan Tsania dilayangkan pada 2019 lalu, yang kemudian membuat mantan pasangan suami istri ini kembali ke meja hijau.
Hasil persidangan memutuskan hak asuh anak dibagi dua. Yakni Atalarik mendapat hak asuh atas Syarif Muhammad Fajri, sedangkan Tsania Marwa mendapatkan hak asuh Aisyah Shabira. Keputusan tersebut ditetapkan pada 4 September 2019 lalu.
Namun, Atalarik mengajukan banding keputusan tersebut dan meminta hak asuh kedua anaknya jatuh kepadanya. Gugatan banding Atalarik pun ditolak Pengadilan Agama Jawa Barat pada 7 Januari 2020.
Bahkan hak asuh kedua anak Atalarik dan Tsania Marwa justru jatuh ke Tsania. Meski demikian, kedua anaknya masih tinggal bersama Atalarik.
2. Tsania Marwa gugat harta gono-gini
Setelah mendapatkan hak asuh kedua anaknya, Tsania Marwa kemudian menggugat harta gono-gini kepada mantan suaminya, Atalarik Syach. Gugatan tersebut dilayangkan ke Pengadilan Agama Cibinong pada 3 April 2021 lalu.
Menurut Tsania Marwa, alasan gugatan dilandasi aset yang dimiliki selama menjalin rumah tangga, terdapat aset miliknya yang belum ia ambil.
3. Atalarik Syach sebut pengakuan Tsania Marwa soal gono-gini bohong
Sementara itu, Atalarik Syach menyebut pengakuan Tsania Marwa soal harta gono-gini adalah bohong. Menurutnya, Tsania telah membawa beberapa harta yang dimilikinya. Tidak hanya itu, Atalarik juga mengaku hanya disisakan uang Rp3 juta oleh mantan istrinya.
Padahal, menurut Atalarik, penghasilannya dari honor syuting ia berikan kepada Tsania Marwa.
4. Tsania Marwa laporkan Atalarik Syach ke polisi
Gugatan harta gono-gini yang dilayangkan Tsania Marwa pun berujung pada pelaporan ke polisi. Hal tersebut disampaikan oleh kuasa hukum Tsania Marwa, Herdyan Saksono. Menurutnya, kliennya melaporkan Atalarik Syach ke Polres Cibinong atas tuduhan penggelapan.
5. Gagalnya Tsania Marwa jemput kedua anaknya hingga disebut penculikan
Hubungan Atalarik Syach dan Tsania Marwa kembali memanas saat Tsania hendak menjemput kedua anaknya yang masih tinggal dengan Atalarik pada 29 April 2021 lalu. Saat itu, Tsania ingin menjemput kedua anaknya mengingat hak asuh jatuh kepadanya.
Namun saat akan dijemput, kedua anaknya justru ketakutan dan mengira akan diculik ibunya sendiri. Hal tersebut kemudian memunculkan kemarahan dari berbagai pihak kepada Atalarik Syach. Tidak sedikit yang menyebut Atalarik Syach tidak adil dalam menjalankan keputusan sidang soal pembagian hak asuh anak.
Itu dia beberapa fakta mengenai perseteruan antara Atalarik Syach dan Tsania Marwa. []
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 3Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 520 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 6Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 7Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 8Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 9KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Korupsi Jalan Sumut ke Pemprov, Bobby Nasution Disorot
- 10Perusahaan Asing Harus Bertanggung Jawab Atas Karhutla, Prabowo: Kita Cabut Izinnya



